Lewati ke konten utama

Harga Material Naik, Lima Proyek Strategis Mimika Disesuaikan, Kontrak Ditargetkan Awal Agustus, Ini Daftarnya

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.17 WIT2 menit baca268 dibaca
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga Pribadi
Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika, Inosensius Yoga PribadiFoto / Pemerintahan
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) melakukan penyesuaian terhadap lima Proyek Strategis Daerah (PSD) Tahun 2026 akibat kenaikan harga material konstruksi dan bahan bakar minyak (BBM).

Kepala Dinas PUPR Kabupaten Mimika Inosensius Yoga Pribadi mengatakan, penyesuaian dilakukan setelah terbit Surat Edaran Direktur Jenderal Bina Konstruksi Nomor 47/SE/DK/2026 tentang Analisa Harga Satuan Pekerjaan (AHSP) yang menjadi acuan dalam penyusunan biaya konstruksi.

Lima proyek yang mengalami penyesuaian meliputi peningkatan Jalan Agimuga dengan konstruksi hotmix, pembangunan jembatan gantung di Distrik Hoya, pembangunan jembatan gantung di Mioko, pembangunan Unit Reverse Osmosis (RO) di Kampung Ipaya, serta perluasan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) perkotaan.

Yoga menjelaskan, perubahan harga BBM berdampak langsung terhadap biaya material dan operasional pekerjaan sehingga seluruh komponen perhitungan proyek perlu disesuaikan.

“Perhitungan harga satuan pekerjaan harus mengikuti regulasi terbaru. Karena ada perubahan harga di lapangan, maka dilakukan review terhadap perencanaan biaya agar kualitas pekerjaan yang nantinya dikerjakan tetap terjaga,” katanya, Senin (15/6).

Menurut Yoga, penyesuaian tersebut berpengaruh terhadap volume pekerjaan yang akan dilaksanakan. Dengan pagu anggaran yang telah ditetapkan dalam APBD, pemerintah daerah tidak memiliki ruang untuk menambah anggaran sehingga penyesuaian dilakukan pada target fisik proyek.

Ia mencontohkan, ruas jalan yang sebelumnya direncanakan dibangun sepanjang 800 meter berpotensi mengalami pengurangan volume setelah dilakukan penyesuaian harga. Meski demikian, Yoga memastikan manfaat pembangunan bagi masyarakat tetap menjadi prioritas utama.

Saat ini, tim teknis Dinas PUPR masih melakukan perhitungan rinci untuk mengetahui besaran penyesuaian pada masing-masing proyek.

Sementara itu, seluruh proyek strategis tersebut masih berada pada tahap pelelangan di Kelompok Kerja (Pokja) Unit Kerja Pengadaan Barang dan Jasa (UKPBJ) Kabupaten Mimika.

Pemerintah Kabupaten Mimika menargetkan proses pengadaan dapat berjalan sesuai jadwal sehingga penandatanganan kontrak pekerjaan dapat dilakukan pada awal Agustus 2026.

Dengan penyesuaian sejak tahap perencanaan, pemerintah berharap pelaksanaan proyek dapat berjalan optimal serta menghasilkan infrastruktur yang berkualitas dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat di berbagai wilayah Kabupaten Mimika. (moa)