Lewati ke konten utama

Termasuk Dua Komandan Batalyon, 37 Anggota OPM Kodap IV Sorong Raya Kembali ke Pangkuan NKRI

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
21.35 WIT2 menit baca403 dibaca
Penyerahan diri tersebut berlangsung di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (25/6).
Penyerahan diri tersebut berlangsung di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (25/6).Foto / Pemerintahan
Bagikan berita ini
Aa

Teluk Bintuni, fajarpapua.com – Pendekatan humanis yang dilakukan Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) Yonif 410/Alugoro membuahkan hasil signifikan.

Sebanyak 37 anggota Organisasi Papua Merdeka (OPM), termasuk dua komandan batalion, memilih kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama keluarga mereka.

Penyerahan diri tersebut berlangsung di Pos Mayerga Satgas Pamtas Yonif 410/Alugoro, Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni, Kamis (25/6).

Dari 37 orang yang menyerahkan diri, dua di antaranya merupakan tokoh penting di jajaran Kodap IV Sorong Raya, yakni Komandan Batalion Ovir Simon Orocomna dan Komandan Batalion Sair Paulinus Muuk, yang kemudian diikuti oleh 35 anggota lainnya beserta keluarga.

Prosesi dilanjutkan dengan pengucapan ikrar setia kepada NKRI, penyerahan bendera Bintang Kejora, serta penyerahan sejumlah senjata api.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan III, Letjen TNI Lucky Avianto, dan dihadiri Gubernur Papua Barat, Pangdam XVIII/Kasuari, Kabinda Papua Barat, Ketua DPR Papua Barat, unsur Forkopimda, serta Komandan Yonif 410/Alugoro di Lapangan Makodam XVIII/Kasuari.

Pangkogabwilhan III Letjen TNI Lucky Avianto mengatakan, proses penyerahan diri diawali melalui komunikasi intensif yang dibangun Satgas Yonif 410/Alugoro dengan anggota Kodap IV Sorong Raya.

"Sesuai hasil komunikasi antara Satgas Yonif 410/Alugoro dengan anggota Kodap IV Sorong Raya, diperoleh kesepakatan untuk menerima dan menjemput anggota Kodap IV Sorong Raya beserta keluarga sejumlah 37 orang di Pos Mayerga Satgas Yonif 410/Alugoro di Kampung Mayerga, Distrik Moskona Barat, Kabupaten Teluk Bintuni," ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut merupakan buah dari pendekatan yang mengedepankan keamanan dan kesejahteraan masyarakat, sehingga mampu membangun kepercayaan di tengah warga yang sebelumnya bergabung dengan kelompok OPM.

Dalam kegiatan itu juga dilakukan penyerahan secara simbolis enam pucuk senjata api sebagai barang bukti.

Salah satu senjata yang diserahkan diketahui merupakan senjata organik milik aparat yang sebelumnya sempat dikuasai dan digunakan kelompok OPM dalam aksi penyerangan terhadap aparat keamanan.

Kembalinya 37 eks anggota OPM beserta keluarga diharapkan menjadi momentum penting dalam memperkuat stabilitas keamanan di Kabupaten Teluk Bintuni dan Papua Barat secara umum.

Dengan situasi yang semakin kondusif, pemerintah optimistis pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih maksimal demi mewujudkan kehidupan yang aman, damai, dan sejahtera dalam bingkai NKRI. (red)