Timika, fajarpapua.com – Tokoh Agama Hindu Kabupaten Mimika, Pinandita I Made Kembardana, menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap Satgas Operasi Damai Cartenz yang dinilai mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Papua.
Pernyataan tersebut disampaikan Pinandita I Made Kembardana saat berlangsungnya pertemuan di Pura SP 4, Kabupaten Mimika, Minggu (21/6).
Menurutnya, pola pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz telah menunjukkan upaya membangun kepercayaan masyarakat melalui dialog, persuasi, dan nilai-nilai kemanusiaan.
"Kami para pemangku dan tokoh Agama Hindu di Kabupaten Mimika ingin menyampaikan apresiasi kepada Satgas Operasi Damai Cartenz atas pelaksanaan tugas yang selama ini kami amati, baik secara langsung maupun melalui berbagai pemberitaan di media," ujarnya.
Ia menilai pendekatan persuasif yang diterapkan merupakan langkah tepat dalam menciptakan hubungan harmonis antara aparat keamanan dan masyarakat Papua.
"Menurut pandangan kami, pendekatan yang dilakukan Satgas Operasi Damai Cartenz sudah berjalan dengan baik. Pendekatan yang mengedepankan dialog, persuasif, dan kemanusiaan menjadi langkah yang tepat dalam membangun kepercayaan serta menjalin hubungan yang baik dengan masyarakat Papua," katanya.
Pinandita I Made Kembardana juga menyatakan dukungan terhadap berbagai langkah Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga stabilitas keamanan dengan tetap menjunjung profesionalisme dan aturan hukum.
"Kami juga mendukung upaya Satgas Operasi Damai Cartenz dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Tindakan yang dilakukan secara profesional, terukur, dan sesuai ketentuan hukum merupakan hal yang diharapkan oleh masyarakat agar situasi tetap aman dan kondusif," lanjutnya.
Sebagai tokoh agama, ia berharap setiap persoalan yang terjadi di Papua dapat diselesaikan melalui jalan damai dengan mengutamakan dialog sebagai solusi yang berkelanjutan.
"Kami percaya bahwa penyelesaian melalui kekerasan tidak akan memberikan solusi yang berkelanjutan karena hanya akan melahirkan persoalan baru. Dialog dan pendekatan damai harus terus dikedepankan," ungkapnya.
Ia pun berharap pendekatan kemanusiaan dan langkah-langkah pencegahan tetap menjadi prioritas dalam menciptakan Papua yang aman, damai, dan sejahtera.
Selain itu, Pinandita I Made Kembardana mengajak seluruh masyarakat untuk tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya atau dapat memicu perpecahan di tengah kehidupan bermasyarakat.
"Mari kita bersama menjaga persatuan, kerukunan, dan kedamaian. Apa pun latar belakang dan perbedaan yang kita miliki, pada dasarnya kita semua adalah saudara sebangsa dan setanah air yang harus terus menjaga kebersamaan," ujarnya.
Menutup pernyataannya, ia memanjatkan doa agar seluruh persoalan yang terjadi di Papua dapat segera diselesaikan dengan baik sehingga masyarakat dapat hidup aman, damai, serta fokus membangun masa depan Papua yang lebih baik.
"Kami berdoa agar seluruh persoalan yang terjadi dapat segera diselesaikan dengan baik, sehingga masyarakat dapat hidup dengan aman, damai, dan fokus membangun masa depan yang lebih baik bagi Papua dan Indonesia," tutupnya. (ron)








