Lewati ke konten utama

Anggota DPR Papua Tengah Dorong Inovasi Program Ketenagakerjaan di Mimika

Redaksi Fajar PapuaPenulis
21.12 WIT2 menit baca295 dibaca
Foto bersama Disnakertrans saat Kunker.
Foto bersama Disnakertrans saat Kunker.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Anggota DPR Provinsi Papua Tengah dari Daerah Pemilihan Mimika, Ardi, S.T., M.IST, mendorong Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Mimika menghadirkan inovasi program ketenagakerjaan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) lokal.

Hal itu disampaikan Ardi saat melakukan kunjungan kerja ke Disnakertrans Kabupaten Mimika, Kamis (6/8/2026). Pertemuan tersebut membahas peluang sinergi antara Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mimika, serta dunia usaha dalam memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.

Ardi mengatakan, program pelatihan kerja yang selama ini berjalan perlu dikembangkan dengan pola yang lebih terintegrasi, salah satunya melalui program magang di dunia usaha maupun dunia industri.

"Pelatihan saja belum cukup. Setelah peserta memperoleh keterampilan, perlu dilanjutkan dengan program magang agar mereka tidak hanya memiliki sertifikat, tetapi juga pengalaman kerja. Pengalaman itu menjadi nilai tambah ketika memasuki dunia kerja," ungkapnya.

Menurut dia, perpaduan antara pelatihan dan magang akan meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal serta membuka peluang lebih besar bagi masyarakat Mimika untuk diterima bekerja di berbagai perusahaan yang beroperasi di daerah tersebut.

Selain peningkatan kompetensi tenaga kerja, Ardi juga mendorong penguatan program Tenaga Kerja Mandiri (TKM) serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai salah satu strategi menciptakan lapangan kerja baru.

"Pengembangan Tenaga Kerja Mandiri perlu menjadi perhatian. Ketika masyarakat mampu membangun usaha sendiri, UMKM akan tumbuh, ekonomi daerah bergerak, dan lapangan pekerjaan baru dapat tercipta bagi masyarakat Mimika," katanya.

Ardi menegaskan, kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, serta seluruh pemangku kepentingan perlu terus diperkuat agar program ketenagakerjaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Ia berharap koordinasi tersebut dapat melahirkan program-program yang inovatif, berkelanjutan, dan mampu meningkatkan kualitas tenaga kerja lokal sekaligus menekan angka pengangguran di Kabupaten Mimika. Sudah disesuaikan dengan gaya pemberitaan lokal: pembuka lebih ringkas, mengurangi pengulangan, dan memakai diksi seperti ungkapnya/katanya.(fan)