Lewati ke konten utama

Pertamina Patra Niaga Pastikan Distribusi Minyak Tanah ke Jayawijaya Kembali Normal

Redaksi Fajar PapuaPenulis
21.25 WIT2 menit baca36 dibaca
Penyaluran minyak tanah ke pangkalan
Penyaluran minyak tanah ke pangkalanFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku memastikan distribusi minyak tanah bersubsidi di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan, telah kembali berjalan normal.

Seluruh alokasi yang sebelumnya mengalami keterlambatan akibat kendala operasional transportasi udara kini telah tiba di Wamena dan mulai disalurkan ke pangkalan.

Area Manager Communication, Relations & CSR PT Pertamina Patra Niaga Regional Papua Maluku, Ispiani Abbas, mengatakan dari total alokasi sekitar 200 ribu liter per bulan, sebelumnya baru 130 ribu liter yang berhasil didistribusikan. Sementara 70 ribu liter lainnya mengalami keterlambatan pengiriman.

"Sebanyak 70 ribu liter yang sebelumnya tertunda telah berhasil dikirim ke Wamena pada Selasa (4/8). Penyaluran ke pangkalan diprioritaskan mulai Rabu (5/8), khususnya di Distrik Wesaput. Pertamina Patra Niaga terus memastikan distribusi berjalan optimal agar kebutuhan masyarakat segera terpenuhi," katanya, Rabu (5/8/2026).

Ispiani menjelaskan keterlambatan distribusi terjadi akibat kendala operasional transportasi udara pada awal hingga pertengahan Juli 2026 yang menyebabkan berkurangnya kapasitas kargo minyak tanah menuju Wamena.

Menurutnya, distribusi minyak tanah ke Jayawijaya sepenuhnya mengandalkan angkutan udara dari Jayapura. Kondisi tersebut mengakibatkan sekitar 70 ribu liter minyak tanah belum dapat diangkut sesuai jadwal.

"Saat ini seluruh alokasi yang sempat tertunda telah tiba di Wamena dan segera didistribusikan ke pangkalan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat," ujarnya.

Kebutuhan minyak tanah bersubsidi di Kabupaten Jayawijaya disalurkan melalui dua agen resmi dengan total alokasi rata-rata sekitar 200 ribu liter setiap bulan. Untuk memastikan penyaluran berjalan lancar, Pertamina terus berkoordinasi dengan Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi Kabupaten Jayawijaya dalam memantau ketersediaan stok serta pengawasan penerapan Harga Eceran Tertinggi (HET) di tingkat pangkalan.

Sebagai langkah antisipasi, Pertamina Patra Niaga juga memperkuat koordinasi dengan perusahaan transportasi udara guna meningkatkan keandalan distribusi energi ke wilayah Papua Pegunungan yang memiliki tantangan logistik.

"Kami terus memperkuat sinergi dengan seluruh pemangku kepentingan agar distribusi energi ke wilayah Papua Pegunungan semakin andal dan tepat waktu. Dukungan serta kolaborasi semua pihak menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran pasokan energi bagi masyarakat," bebernya.

Masyarakat yang membutuhkan informasi mengenai produk dan layanan Pertamina dapat menghubungi Pertamina Customer Solution 135.(Humas Pertamina)