Lewati ke konten utama

Sekelompok Warga Palang Jalan Cenderawasih SP 2, Tuntut Kejelasan Status Tanah Adat

Redaksi Fajar PapuaPenulis
Redaksi Fajar PapuaEditor
13.02 WITTrending5.670 dibaca
Aksi pemalangan Jalan Cenderawasih SP 2 Timika depan Perumahan Pemda Mimika, Kamis (6/8).
Aksi pemalangan Jalan Cenderawasih SP 2 Timika depan Perumahan Pemda Mimika, Kamis (6/8).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Sekelompok warga melakukan aksi pemalangan di Jalan Cenderawasih SP 2, tepatnya depan Perumahan Pemda Mimika, Kamis (6/8).

Pantauan lapangan, warga memalang ruas jalan tersebut dengan membakar ban. Akibat aksi itu, arus lalu lintas di Jalan Cenderawasih mengalami lumpuh total.

Aksi pemalangan diduga dipicu persoalan sengketa tanah yang melibatkan keluarga Anton Wandagau dan Yona Magai. Mereka merasa keberatan karena tanah milik mereka diduga diserobot dan diklaim oleh pihak lain di sekitar kawasan SP 2.

"Saya minta Pengadilan, Pertanahan, Bupati Mimika, Lemasa dan Lemsko hadir untuk bicara, jangan langsung melakukan eksekusi. Itu tanah kami, tanah adat, tiba-tiba ada pihak lain yang mengakui," kata Anton Wandagau.

Hingga berita ini diturunkan, arus lalu lintas di Jalan Cenderawasih masih lumpuh total. Warga bersama pemilik tanah masih melakukan aksi pemalangan sambil menunggu adanya penyelesaian dari pihak terkait. (ron)