Lewati ke konten utama

Speedboat yang Ditumpangi Sekda dan Anggota DPRD Fakfak Karam di Perairan Sorsel

Redaksi Fajar PapuaPenulis
18.16 WIT2 menit baca529 dibaca
Speedboat milik Pemkab Fakfak yang karam di perairan Sorong Selatan saat membawa 10 penumpang, termasuk Plt Sekda dan anggota DPRD Fakfak, Minggu (11/10).
Speedboat milik Pemkab Fakfak yang karam di perairan Sorong Selatan saat membawa 10 penumpang, termasuk Plt Sekda dan anggota DPRD Fakfak, Minggu (11/10).Foto / Pemerintahan
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Speedboat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Fakfak dilaporkan karam di perairan Sorong Selatan (Sorsel), Papua Barat Daya, Minggu (11/10/2026), saat dalam perjalanan dari Sorong menuju Kampung Kokas. Sebanyak 10 penumpang, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Fakfak dan anggota DPRD Fakfak, dilaporkan selamat.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Sorong, Monce Brury menjelaskan speedboat tersebut membawa 10 orang yang terdiri dari pejabat pemerintah daerah, anggota DPRD, dan masyarakat yang sedang mengantar jenazah.

“Speedboat Pemkab Fakfak ini berangkat dari Sorong membawa 10 orang penumpang menuju Kokas. Tadi kami mendapat informasi bahwa dalam perjalanan speedboat ini karam. Jadi, tidak tenggelam dan penyebabnya mungkin karena faktor cuaca akibat kabut asap,” jelas Monce, Senin (12/10/2026).

Menurut Monce, speedboat tersebut kandas di sekitar Kampung Sirisiri, Distrik Inawatan. Warga setempat dengan cepat memberikan pertolongan sehingga seluruh penumpang berhasil diselamatkan.

“Ke-10 penumpang telah ditolong masyarakat dan sudah berada di Kampung Sirisiri. Kami dari Basarnas Sorong telah mengerahkan 15 personel menggunakan RB 211 menuju Kampung Sirisiri untuk membantu mengevakuasi para penumpang agar dapat dibawa kembali ke Fakfak,” katanya.

Monce mengatakan, para penumpang, termasuk Plt Sekda Fakfak dan anggota DPRD, selanjutnya akan dievakuasi menuju Kokas sesuai rencana perjalanan.

Saat memberikan keterangan, tim Basarnas Sorong yang menggunakan RB 211 dilaporkan telah mendekati lokasi kejadian. Namun, proses evakuasi berpotensi menghadapi kendala akibat jarak pandang yang terganggu kabut asap.

“Saat ini RB 211 sudah mendekati lokasi. Kami berharap tidak ada kendala karena jarak pandang terganggu kabut asap. Dalam waktu tiga jam tim sudah tiba di lokasi,” ungkapnya.

Monce menegaskan, tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Seluruh penumpang berhasil diselamatkan, sementara tim SAR terus berupaya melakukan evakuasi agar mereka dapat kembali ke Fakfak dengan aman.

Ia berharap kondisi cuaca mendukung sehingga proses evakuasi dapat berjalan lancar. (hsb)