Lewati ke konten utama

Bahas Keberlanjutan Otsus, Jakarta dan Papua Perlu Duduk Bersama

fajar PapuaPenulis
13.52 WIT1 menit baca49 dibaca
IMG-20200803-WA0077
IMG-20200803-WA0077Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com

Dana Otonomi Khusus (Otsus) segera berakhir tahun 2021. Keberlanjutan dana Otsus di Papua kini menuai pro kontra di tengah masyarakat Papua.

Tokoh gereja Katolik Mimika yang juga Administratur Diosesan Timika Pastor Marthin Kuayo Pr saat ditemui di Kantor Keuskupan Senin (3/8) meminta kepada pemerintah pusat agar melakukan dialog bersama dengan para tokoh masyarakat di Papua terkait keberlanjutan dana otonomi khusus (Otsus) di tanah Papua.

"Gereja Katolik mengajak supaya pemerintah pusat dan masyarakat harus bicara bersama. Duduk bersama jangan memaksakan kehendak satu pihak," kata Marthin.

Menurut dia, dialog bersama antara pemerintah pusat dengan masyarakat Papua untuk membahas dana Otsus adalah langkah yang paling tepat menjawab polemik pro kontra keberlanjutan Dana Otsus yang saat ini sedang terjadi.

" Karena memaksakan kehendak satu pihak itu akan berdampak negatif. Maka kami menghimbau dan mengajak kepada Jakarta dan masayarakat duduk bersama dialog. Itu yang saya rasa bermartabat dan terbaik," kata Marthin. (sel)

Topik
Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.