Distrik Miru Sumbang 50 Persen Kasus Malaria, Kebiasaan Tidak Pakai Kelambu dan Minum Obat Tidak Tuntas

by -
Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika
Pencanangan kampanye massal penggunaan kelambu Distrik Mimika Baru.

Timika, fajarpapua.com
Pemerintahan Distrik Mimika Baru dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Mimika menyelengggarakan kampanye penggunaan kelambu massal pada setiap kelurahan dan kampung yang ada di wilayah Distrik Mimika Baru. Pasalnya, 50 persen kasus di Kabupaten Mimika ada di Mimika Baru.

Kampanye kelambu juga menghadirkan para kepala puskesmas dan penanggungjawab Malaria Control (Malcon) PTFI.

Kepala Seksi P2M Dinkes Mimika, Obet Takege, SKM MPH mengatakan Dinkes mempunyai program yaitu eliminasi dengan melibatkan distrik, kelurahan dan kampung.

Kali ini sasarannya Distrik Mimika Baru bersama para lurah, kepala kampung, kepala puskesmas dan penanggungjawab malaria untuk aktif kampanyekan malaria.

“Dinkes mempunyai program salah satunya pengadaan kelambu dan hari ini penyerahan kepada para lurah dan kepala kampung. Para Lurah dan kepala kampung bersama aparatnya menyadarkan warga untuk dapat menggunakan kelambu supaya nyamuk tidak gigit pada saat warga sedang tidur,” ujarnya.

Ditambahkan, “Kelambu harus dipakai pada malam hari waktu tidur supaya bebas dari nyamuk. Tugas semua untuk sosialisasi kepada masyarakat agar tidur pakai kelambu,” papar Obet.

Distribusi kelambu akan dilakukan pihak puskesmas baik puskesmas Kota Timika, Puskesmas Timika Jaya, dan Puskesmas Pasar Sentral.

Sementara kelurahan dan kampung bertugas memantau pemukiman warga apakah sudah menggunakan kelambu atau belum, lingkungan sekitar bersih atau tidak, saluran air berfungsi atau tidak, serta apakah sampah menumpuk.

banner 300250
INFO IKLAN 0812-3406-8145