Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

10 Murid SD "Korban" Oknum Pembina Yayasan Taruna Papua Timika Dirawat di RSUD Mimika

IMG 20210312 WA0033
IMG 20210312 WA0033Foto / MIMIKA
fajar Papua1 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com - Humas RSUD Mimika, Lucky Mahakena mengemukakan pihaknya sudah melakukan penanganan medis terhadap 10 korban kekerasan yang dilakukan oknum pembina Asrama Yayasan Taruna Papua.

"Tiga hari lalu ada 10 orang korban dari Yayasan Taruna Papua yang datang berobat di RSUD Mimika. Mereka hanya rawat jalan," ungkap Lucky yang dikonfirmasi fajarpapua.com, Jumat (12/3).

Dikatakan, para korban mengalami tindak kekerasan. Namun Lucky tidak menjelaskan perihal kekerasan apa saja yang dialami para korban.

Ketika ditanya apakah pihak rumah sakit juga melakukan visum et repetrum, menurut Lucky tidak dilakukan sebab tidak ada permintaan.

"Kalau ada permintaan dari polisi atau korban pasti kami lakukan visum. Sejauh ini belum," bebernya lagi.

Seorang pembina di Sekolah Asrama Taruna Papua berinisial DFL (30) diduga melakukan pelecehan seksual terhadap para murid sekolah dasar yayasan itu.


Selain pelecehan seksual, pelaku juga diduga melakukan kekerasan terhadap korban yang rata-rata anak di bawah umur.

Terkait dugaan tindak pelecehan seksual dan kekerasan terhadap siswa, pada Jumat (12/3) puluhan guru Yayasan Taruna Papua mendatangi Polres Mimika.(ana)