Pelni Resmi Hentikan Operasikan Kapal Penumpang Keluar Papua Mulai 1 Agustus 2021

by -
KM Tatamailau, KM Sirimau
Kapal penumpang milik PT Pelni

Jayapura, fajarpapua.com – Ketua Harian Satgas Pencegahan dan Penanganan COVID-19 Papua William Manderi menyatakan, provinsi itu segera melakukan pembatasan aktivitas warga guna menekan penyebaran COVID-19.

Salah satunya, mulai 1 Agustus Pelni resmi hentikan penjualan tiket bagi penumpang keluar Papua.

Sementara itu, terkait bentuk pembatasan aktivitas warga yang dimaksud masih menunggu hasil rapat Gubernur Papua dengan forkopimda, termasuk apakah pembatasan itu diberlakukan ke seluruh daerah atau tidak, aku Manderi kepada wartawan, Jumat di Jayapura.

banner 300250

Diakui, pembatasan aktivitas warga dilakukan untuk menekan penyebaran COVID-19 mengingat Papua akan menjadi tuan rumah PON XX dan Peparnas yang akan dilaksanakan di empat kota di tiga kabupaten dan kota.

Empat kota yang menjadi lokasi pelaksanaan PON XX yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika.

Karena itulah selain melakukan pembatasan aktivitas warga, pihaknya juga akan gencar melakukan vaksinasi sehingga herd immunity terwujud.

BACA JUGA:  Pemkab Jayawijaya Siapkan Sejumlah Pembatasan Saat Ibadah Natal

Sesuai Instruksi Mendagri no 25 tahun 2021 tercatat tiga daerah di Papua yang masuk level IV yaitu Kota Jayapura, Kabupaten Merauke dan Kabupaten Mimika.

Sedangkan daerah lainnya masuk level III dan II, kata Manderi seraya berharap dengan diberlakukannya pembatasan aktivitas warga dapat menekan penyebaran COVID-19 di Papua.

Masyarakat juga diminta selalu mematuhi protokol kesehatan, harap Manderi yang juga menjabat Kepala BNPB Papua.

Sedangkan Kepala Cabang PT. Pelni Jayapura Whendy secara terpisah mengaku pihaknya mulai tanggal 1 Agustus tidak lagi menjual tiket untuk penumpang yang akan bepergian ke daerah lain.

Keputusan itu dilakukan untuk mengantisipasi diberlakukannya pembatasan aktivitas warga.

Secara kumulatif hingga Kamis (29/7) kasus COVID-19 di Papua mencapai 34.726 orang positif, 26.873 orang sembuh, 7.018 orang dirawat dan 835 orang meninggal.(ant)

INFO IKLAN 0812-3406-8145 A valid URL was not provided.