Lewati ke konten utama

Peredaran Narkotika Lintas Provinsi di Papua Barat Tetap Marak

RedaksiPenulis
17.00 WIT1 menit baca11 dibaca
Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Rudi Hartono.
Kepala BNNP Papua Barat Brigjen Pol Rudi Hartono.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Manokwari, fajarpapua.com - Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Papua Barat berupaya melakukan pengawasan hingga penindakan terhadap pelaku peredaran gelap narkoba lintas provinsi masih marak di daerah ini. 

Kepala BNNP Papua Brigjen Pol Rudi Hartono, di Manokwari, Senin, mengatakan bahwa peredaran narkotika lintas provinsi masih marak terjadi di wilayah Papua Barat dengan berbagai modus operandi. "Hasil pengawasan dan penindakan, diketahui peredaran narkotika jenis ganja sepanjang 2021 ini tertinggi dari wilayah timur, berasal dari Papua Nugini dan Kabupaten Keerom melalui Jayapura untuk selanjutnya diedarkan ke wilayah Papua Barat," ujarnya. 

Sedangkan peredaran gelap narkotika jenis sabu-sabu lebih banyak dari wilayah Indonesia barat ke wilayah Provinsi Papua Barat hingga Papua. "Dalam tahun ini, BNNP sudah menyidik tujuh perkara penyalahgunaan dan peredaran narkotika lintas provinsi," ujarnya.

Dia juga mengatakan bahwa BNNP Papua Barat telah berkolaborasi dengan sejumlah pihak untuk melakukan pengawasan di setiap pintu masuk lintas Kabupaten Papua Barat. 

"Untuk pengawasan lintas kabupaten, BNNP sudah berkolaborasi dengan sejumlah pihak bantu mengawasi," ujar Rudi. (ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.