Lewati ke konten utama

Hadirkan Terang Lewat Program Light Up The Dream, PLN Sambung Listrik Gratis bagi 50 Keluarga Prasejahtera di Tanah Papua

Redaksi Fajar PapuaPenulis
17.40 WIT3 menit baca21 dibaca
Penyerahan secara simbolis bantuan program _Light Up The Dream_ kepada salah satu keluarga penerima listrik gratis di Kelurahan Kamundu, Merauke.  PLN berharap hadirnya akses listrik mandiri dapat mendukung aktivitas keluarga, meningkatkan kenyamanan, serta membuka peluang bagi kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.
Penyerahan secara simbolis bantuan program _Light Up The Dream_ kepada salah satu keluarga penerima listrik gratis di Kelurahan Kamundu, Merauke. PLN berharap hadirnya akses listrik mandiri dapat mendukung aktivitas keluarga, meningkatkan kenyamanan, serta membuka peluang bagi kehidupan yang lebih baik dan sejahtera.Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) kembali mempertegas komitmennya dalam menghadirkan keadilan energi melalui program Light Up The Dream (LUTD). Sepanjang Agustus 2026, PLN menyalakan sambungan listrik gratis bagi 50 keluarga prasejahtera yang tersebar di seluruh Tanah Papua.

Program Light Up The Dream merupakan wujud kepedulian insan PLN melalui donasi sukarela para pegawai. Bantuan tersebut dialokasikan untuk membiayai pemasangan baru listrik bagi keluarga yang selama ini mengalami keterbatasan akses listrik secara mandiri.

Penyalaan sambungan listrik secara serentak pada Agustus 2026 menambah capaian positif PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat. Secara kumulatif, sebanyak 3.084 keluarga prasejahtera di Tanah Papua telah menerima manfaat program LUTD sejak pertama kali diluncurkan.

Kini, ribuan keluarga tersebut dapat menikmati sambungan listrik di rumah masing-masing untuk menunjang berbagai kebutuhan sehari-hari.

Pemerintah daerah menyambut positif kepedulian PLN melalui program tersebut. Wakil Bupati Merauke, Fauzun Nihayah, menilai kolaborasi dan berbagai inisiatif kemanusiaan seperti LUTD penting untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

"Atas nama pemerintah daerah, kami sangat mengapresiasi salah satu program PLN yang luar biasa yaitu Light Up The Dream. Ini berarti kita menyalakan mimpi bersama. Mimpi bagaimana masyarakat kita bisa terlayani dengan baik, bagaimana Merauke Terang bisa kita wujudkan," tegas Fauzun, Senin (31/8/2026).

Ia berharap program tersebut tidak berhenti, tetapi dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan menyesuaikan kebutuhan masyarakat.

"Kami berharap ini tidak berhenti di sini, tetapi bisa terus kita lanjutkan secara berkesinambungan dengan melihat kebutuhan masyarakat," katanya.

Kebahagiaan juga dirasakan Yubelina Laturmas, salah satu penerima manfaat yang tinggal di Jalan Kebun Kelapa Belakang, Kaimana.

Sebelum menerima bantuan, keluarganya terpaksa menyambung aliran listrik dari rumah tetangga untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

"Kami sangat bersyukur atas bantuan dari PLN. Ini benar-benar berkah besar bagi keluarga kami. Semoga PLN terus memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat kecil seperti kami," ungkap Yubelina.

General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan program LUTD merupakan bentuk komitmen berkelanjutan PLN dalam mempercepat pemerataan akses listrik sekaligus menghadirkan keadilan energi hingga ke pelosok Tanah Papua.

"Keadilan energi adalah hak seluruh masyarakat. Melalui Light Up The Dream, kami ingin memastikan tidak ada keluarga yang tertinggal dalam menikmati manfaat terang listrik," ujar Roberth.

Menurutnya, capaian 3.084 keluarga prasejahtera yang telah menerima manfaat program hingga Agustus 2026 menjadi pendorong bagi PLN untuk terus menjaga kesinambungan program tersebut.

"Harapan kami, terangnya listrik di setiap rumah penerima manfaat dapat membuka jalan menuju taraf hidup yang jauh lebih baik dan mandiri," katanya.

Kehadiran program Light Up The Dream bukan sekadar menghadirkan aliran listrik, tetapi juga menyalakan harapan dan membuka peluang bagi masa depan yang lebih baik bagi masyarakat di Tanah Papua.

PLN berharap akses listrik di rumah penerima manfaat dapat menunjang kegiatan belajar anak, mempermudah pekerjaan rumah tangga, sekaligus meningkatkan produktivitas keluarga menuju kehidupan yang lebih sejahtera.

(Humas PLN)