Lewati ke konten utama

18 Pekerja NTT di Papua Barat Meninggal Dunia Akibat Kecelakaan Maut

Redaksi FPPenulis
01.37 WIT2 menit baca8 dibaca
Sejumlah kantong jenazah berisi jenazah korban pekerja tambang asal NTT yang mengalami kecelakaan maut di Papua Barat, Rabu (13/4/2022)
Sejumlah kantong jenazah berisi jenazah korban pekerja tambang asal NTT yang mengalami kecelakaan maut di Papua Barat, Rabu (13/4/2022)Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Kupang, fajarpapua.com - Sebanyak 18 orang asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang merupakan pekerja tambang di Papua Barat, dinyatakan meninggal dunia setelah truk yang ditumpanginya menabrak gunung di KM 10 Pegunungan Arfak ketika hendak ke pusat kota.

"Total ada 79 orang yang menumpang truk tersebut saat hendak ke pusat kota," kata Ketua Kerukunan Flores, Lembata, Timor, Rote, Alor (Flobamora) Clinton Tallo saat dihubungi dari Kupang, Rabu.

Ia mengatakan bahwa saat ini sejumlah korban kecelakaan tersebut nama-namanya sedang dalam pendataan, sehingga rilis soal nama-nama akan disampaikan kemudian.

Namun, kata dia, kini ada sekitar 10 orang yang masih dalam kondisi kritis dan masih dirawat intensif oleh petugas kesehatan di daerah tersebut.

"Untuk nama-nama korban kami masih koordinasi dulu dengan pihak terkait," tambah dia.

Ia merinci dari 18 orang mengalami kecelakaan dan meninggal dunia itu terdapat 16 orang berasal dari Kabupaten Belu dan Malaka, satu orang dari Amarasi Kabupaten Kupang, satu orang lagi dari kabupaten Sikka.

Para pekerja itu itu ujar dia adalah warga yang bekerja di tambang pada perusahaan milik Toko Tengah, Manokwari.

Terkait rencana penguburan sejumlah korban itu, ia mengatakan bahwa nantinya akan dibawa ke NTT menggunakan pesawat charter dan saat ini sedang dalam persiapan.

"Segala biaya kepulangan jenasah nanti akan ditanggung semua oleh pihak perusahaan tempat mereka bekerja," tambahnya.

Sesuai jadwal nantinya jenazah akan diberangkatkan pada Kamis (14/4) besok menggunakan pesawat Lion Air pukul 14.00 WTA.

"Malam ini seluruh jenazah akan disemayamkan di sekretariat keluarga Flobamora di Manokwari untuk selanjutnya besok diterbangkan ke NTT," demikian  Clinton Tallo.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.