Lewati ke konten utama

Polisi Selidiki Asal Dana Pembelian Amunisi Untuk KKB Nduga

Redaksi FPPenulis
18.06 WIT1 menit baca66 dibaca
1657454512440 copy 800x600 1
1657454512440 copy 800x600 1Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com - Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Papua hingga kini masih menyelidiki asal dana pembelian 615 butir peluru untuk KKB Nduga pimpinan Egianus Kogoya

"Ada beberapa pihak yang sudah dimintai keterangannya," kata Direskrimum Polda Papua Kombes Pol. Faizal Rahmadani di Jayapura, Minggu. 

Ia menegaskan bahwa pihaknya masih terus menyelidiki kasus tersebut. Namun, belum dapat diungkap seluruhnya. 

Setelah penangkapan terhadap AN yang merupakan ASN di Kabupaten Nduga, menurut dia, sudah ada tiga orang yang diamankan, termasuk dua oknum TNI AD yang saat ini ditahan di Pomdam XVII Cenderawasih. 

Dari keterangan AN, ratusan amunisi itu diperoleh dari LT yang ditangkap di Jayapura. Dari keterangannya itu, terungkap asal amunisi yakni dari dua oknum tersebut. 

AN mengaku amunisi itu dibeli seharga Rp200 ribu per butir sehingga seluruhnya Rp123 juta. 

Menurut Faizal, belum diketahui pasti asal uang yang digunakan untuk beli amunisi tersebut. 

Direskrimum mengatakan bahwa polisi ketika menangkap AN di Elelim, Kabupaten Yalimo membawa 615 butir peluru dengan sepeda motor menuju Wamena.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.