Lewati ke konten utama

Guru yang Jatuh dari Longboat di Perairan Puriri Belum Ditemukan, Operasi SAR Dihentikan

Redaksi FPPenulis
01.31 WIT1 menit baca27 dibaca
IMG 20220722 WA0024
IMG 20220722 WA0024Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - Hingga hari ketujuh Jumat (22/7), pencarian terhadap Yosua Wutwensa seorang guru yang jatuh di perairan Puriri Timika belum juga membuahkan hasil.

Pada pencarian hari terakhir itu, Tim SAR gabungan terdiri dari Rescuer SAR Timika dan keluarga korban menggunakan 2 unit perahu karet 15 PK dan long boat milik keluarga korban.

Penyisiran sejauh 35 NM dari muara Pomako hingga pesisir pasir hitam.

Selain menyisir tepian daratan tim SAR gabungan juga menyisir daerah perairan laut dalam dengan jarak 6 NM dari daratan pantai. Namun tanda-tanda keberadaan korban tidak diketahui.

Kepala Kantor SAR Timika, George L Randang mengemukakan, mengingat proses pencarian sudah 7 hari, sesuai peraturan pencarian dan pertolongan maka operasi SAR terhadap seorang guru yang terjatuh di perairan Puriri diusulkan tutup.

"Tdak menutup kemungkinan jika ditemukan tanda-tanda tentang keberadaan atau temuan korban maka operasi dapat dibuka kembali," ungkapnya.(ana)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.