Lewati ke konten utama

Ditandu Siswa Berbaju Bintang Kejora, Kepala Sekolah SMA Negeri 2 Dogiyai Diperiksa Polisi, Begini Pengakuannya

RedaksiPenulis
17.21 WIT1 menit baca9 dibaca
f5dddca9 a1e9 4462 8043 af06be34f80c
f5dddca9 a1e9 4462 8043 af06be34f80cFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 2 Dogiyai, Fredy Yobee, mewakili dewan guru dan siswa menyampaikan permohonan maaf atas insiden penggunaan atribut bendera Bintang Kejora dalam pawai kelulusan pada hari Senin (6/5) lalu.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian tersebut, yang terjadi tanpa sepengetahuan kami dan rekan-rekan guru lainnya. Hal itu merupakan tindakan murni dari para siswa yang lulus dan di luar kendali kami," kata Fredy Yobee saat memberikan klarifikasi kepada pihak Satreskrim Polres Dogiyai pada Selasa (7/5/2024).

Fredy menjelaskan saat itu dirinya dipaksa oleh para siswa untuk mengikuti arak-arakan keliling kota Moanemani dengan cara ditandu.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih belum dapat meminta keterangan dari para siswa kelas XII yang terlibat dalam arak-arakan di Dogiyai pada tanggal 6 Mei 2024 kemarin.

Sebagai informasi, puluhan pelajar SMA Negeri 2 Dogiyai merayakan kelulusan mereka dengan melakukan pawai sambil mengenakan seragam yang berhias motif Bintang Kejora pada Senin (6/5).

Hal tersebut dikonfirmasi oleh Kapolres Dogiyai, Kompol Sarraju, melalui Ps. Kasi Humas Ipda Baba kepada media.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.