BERITA UTAMANASIONALPAPUA

Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen Frits Wilem Rizard Pelamonia Dorong Sinergi TNI dan DPR Papua Selatan

405
×

Pangdam XXIV/Mandala Trikora Mayjen Frits Wilem Rizard Pelamonia Dorong Sinergi TNI dan DPR Papua Selatan

Share this article
Pangdam XXIV/MT Mayjend TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia, S.E

Merauke, fajarpapua.com – Panglima Kodam (Pangdam) XXIV/Mandala Trikora Mayjen TNI Frits Wilem Rizard Pelamonia memaparkan visi dan misi satuannya di hadapan Ketua dan anggota DPR Provinsi Papua Selatan, Selasa (5/5/2026).

Kegiatan ini bertujuan memperkuat sinergi dalam mendukung stabilitas keamanan serta percepatan pembangunan daerah.

iklan

Pertemuan berlangsung di Jalan KTM Salor, Kampung Ivimahad, Distrik Kurik, Kabupaten Merauke, dipimpin Ketua DPR Provinsi Papua Selatan Heribertus Silvinus Silubun, serta diikuti unsur TNI dan DPR setempat.

Dalam paparannya, Pangdam mengusung pendekatan “Kenali, Datangi, dan Layani” sebagai strategi utama menjaga stabilitas keamanan sekaligus memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
“Stabilitas keamanan menjadi fondasi utama pembangunan. Karena itu, kehadiran TNI harus mampu memberikan rasa aman sekaligus mendukung program pemerintah agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, TNI tidak mengambil alih peran sipil, melainkan memastikan program strategis nasional, seperti cetak sawah dan pembangunan infrastruktur, dapat berjalan optimal di Papua Selatan.
Menurut dia, DPR memiliki peran penting sebagai representasi rakyat dan jembatan aspirasi masyarakat. Karena itu, koordinasi dan komunikasi antara TNI dan DPR perlu terus diperkuat.

“Kami terbuka terhadap seluruh masukan dan aspirasi dari anggota dewan demi kepentingan masyarakat Papua Selatan,” katanya.
Ketua DPR Provinsi Papua Selatan Heribertus Silvinus Silubun mengapresiasi paparan Pangdam dan berharap sinergi antara TNI dan DPR semakin solid.
Dalam sesi diskusi, sejumlah isu strategis turut dibahas, diantaranya pembinaan generasi muda asli Papua, perhatian bagi masyarakat di wilayah terpencil seperti suku Korowai, usulan rekrutmen TNI/Polri di Merauke, serta kebutuhan pembangunan infrastruktur di wilayah Boven Digoel.

Menanggapi hal tersebut, Pangdam menyatakan komitmennya untuk memberikan solusi, termasuk rencana pelaksanaan seleksi prajurit TNI di Merauke serta dukungan terhadap pembangunan infrastruktur yang menjadi perhatian pemerintah pusat.
Ia juga menyoroti pentingnya pembinaan anak-anak asli Papua, termasuk kemungkinan penyediaan fasilitas penampungan atau barak sebagai bagian dari upaya pemberdayaan.

Kegiatan berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh keakraban, serta diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara TNI dan DPR Papua Selatan dalam bidang pertahanan, keamanan, dan ketahanan pangan. (Jef)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP