Lewati ke konten utama

Bupati Rettob Ajak Warga Wujudkan Timika Bersih Jelang HUT RI, Jangan Buang Sampah di Median Jalan

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
08.04 WIT2 menit baca66 dibaca
Bupati Mimika, Johannes Rettob
Bupati Mimika, Johannes RettobFoto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengajak seluruh masyarakat Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, untuk bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan demi mewujudkan Kota Timika yang bersih, indah, dan sehat.

Saat memberikan imbauan di Timika, Sabtu (1/8), Bupati Rettob menegaskan menjaga kebersihan kota bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

"Semua warga harus menjaga kebersihan kota ini agar lingkungan kita tetap bersih. Bersihkan halaman rumah setiap hari dan tertib membuang sampah pada tempatnya," ujarnya.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha di Kota Timika agar berperan aktif menjaga kebersihan lingkungan, termasuk membersihkan sampah di selokan yang berada di depan tempat usaha masing-masing.

"Bapak ibu yang punya usaha di sepanjang Jalan Yos Sudarso dan Jalan Ahmad Yani jangan membuang sampah sampai di median jalan. Tolong sampahnya dibersihkan setiap hari agar kota ini tetap bersih," katanya.

Ia mengingatkan masyarakat agar membuang sampah di tempat pembuangan yang telah disediakan sesuai jadwal yang ditetapkan.

"Tadi saya lewat di depan Pasar Lama, sampah di situ terlalu banyak. Pada kesempatan ini saya mengingatkan agar tertib membuang sampah. Kalau lingkungannya bersih, maka masyarakat juga sehat. Kita menyambut 17 Agustus tahun ini, Mimika harus berubah," tegasnya.

Permasalahan sampah di Kabupaten Mimika hingga kini masih menjadi tantangan. Rendahnya kesadaran sebagian masyarakat dalam membuang sampah pada tempatnya masih terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan di sejumlah median jalan di Kota Timika.

Berdasarkan data Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Mimika, volume sampah yang dihasilkan masyarakat mencapai sekitar 90 ton per hari. Dari jumlah tersebut, sekitar 80 persen merupakan sampah plastik.(ant/red)