Lewati ke konten utama

Warga Temukan Janin Laki-Laki dalam Kantong Plastik Merah di Jalan Megantara Timika, Curiga Pria Berhelm Hitam

Redaksi Fajar PapuaPenulis
14.38 WIT2 menit baca242 dibaca
Tampak janin bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga dalam kantong plastik merah di Jalan Megantara, Timika, Senin (26/10) pagi.
Tampak janin bayi berjenis kelamin laki-laki yang ditemukan warga dalam kantong plastik merah di Jalan Megantara, Timika, Senin (26/10) pagi.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Warga digegerkan dengan penemuan janin bayi berjenis kelamin laki-laki dalam kantong plastik merah di Jalan Megantara, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (26/10) pagi.

Janin tersebut ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa sekitar pukul 08.25 WIT. Temuan itu kemudian dilaporkan kepada pihak kepolisian untuk ditindaklanjuti.

Seorang warga berinisial D mengungkapkan, kantong plastik tersebut pertama kali dilihatnya saat mengantar anaknya ke sekolah. Namun, saat itu ia belum menindaklanjuti temuannya.

“Sekitar pukul 08.10 WIT, saat saya kembali, benda tersebut masih berada di tempat yang sama. Saya kemudian memberitahu kakak saya yang berniat memindahkannya menggunakan kayu karena mengira itu sampah,” ungkap D.

Saat hendak dipindahkan, terlihat darah menetes dari kantong plastik tersebut. Menyadari ada sesuatu yang tidak biasa, kakak saksi kemudian meletakkan kembali bungkusan itu ke posisi semula.

Saksi lainnya berinisial E mengaku melihat seseorang mengenakan helm hitam berdiri di sekitar lokasi sekitar pukul 08.00 WIT saat dirinya sedang duduk di teras rumah.

E mengaku curiga terhadap orang tersebut, terutama ketika yang bersangkutan menyalakan sepeda motor dan menatap ke arahnya cukup lama.

Merasa ada sesuatu yang tidak beres, E kemudian mendatangi lokasi dan melihat kantong plastik merah yang diletakkan dengan rapi.

Bersama seorang pria lainnya, E memeriksa bungkusan tersebut dan mendapati bercak darah. Mereka kemudian meminta agar pihak kepolisian segera dihubungi.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel kepolisian dari tim Inafis melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengumpulkan bukti dan informasi terkait penemuan janin tersebut.

Setelah olah TKP, petugas membawa janin itu ke RSUD untuk penanganan lebih lanjut. (ron)