Lewati ke konten utama

Srikandi PLN Salurkan Bantuan Gizi dan Layanan Kesehatan untuk 203 Ibu Hamil dan Anak di Sorong

Redaksi Fajar PapuaPenulis
22.21 WIT4 menit baca5 dibaca
Srikandi Movement 2026 melalui program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan anak di Gedung Tongkonan Toraya, Kota Sorong, Kamis (22/10), sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.
Srikandi Movement 2026 melalui program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak menghadirkan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran paket bantuan gizi bagi ibu hamil dan anak di Gedung Tongkonan Toraya, Kota Sorong, Kamis (22/10), sebagai bentuk kepedulian PLN terhadap peningkatan kualitas kesehatan masyarakat.Foto / Kesehatan
Bagikan berita ini
Aa

Sorong, fajarpapua.com – Srikandi PT PLN (Persero) menunjukkan kepedulian terhadap kesehatan ibu dan anak melalui program Srikandi Movement 2026 bertajuk “Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak”.

Kegiatan ini menghadirkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis sekaligus penyaluran bantuan gizi bagi 203 penerima manfaat di Kota Sorong, Papua Barat Daya.

Kegiatan yang berlangsung di Gedung Tongkonan Toraya, Kota Sorong, pada Kamis (22/10) tersebut menyasar 103 ibu hamil dan 100 anak berusia 6 bulan hingga 3 tahun.

Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Srikandi PLN berkolaborasi dengan tenaga kesehatan dari Puskesmas Sorong Timur.

Pelayanan yang disediakan meliputi pemeriksaan kesehatan ibu hamil dan anak, layanan apotek, serta pendampingan langsung oleh dokter dan perawat.

Selain pemeriksaan kesehatan, seluruh penerima manfaat memperoleh paket bantuan gizi untuk mendukung pemenuhan kebutuhan nutrisi sehari-hari.

Paket tersebut terdiri dari susu bagi ibu hamil dan anak sesuai kategori usia, kacang-kacangan, telur, serta buah-buahan segar.

Program ini menjadi salah satu bentuk dukungan PLN dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemenuhan gizi, pemantauan kesehatan, serta pencegahan gangguan pertumbuhan pada anak sejak usia dini.

Wakil Gubernur Papua Barat Daya, Ahmad Nausrau, menyampaikan apresiasi terhadap kepedulian Srikandi PLN dalam mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak di wilayahnya.

Menurut Ahmad, kemiskinan ekstrem masih menjadi salah satu tantangan yang berkontribusi terhadap persoalan pemenuhan gizi dan gangguan tumbuh kembang anak di Tanah Papua.

Karena itu, keterlibatan berbagai pihak melalui program sosial seperti Srikandi Movement dinilai penting untuk memperluas akses layanan kesehatan dan edukasi gizi bagi masyarakat.

“PLN memiliki kepedulian yang sangat besar dengan memberikan atensi khusus pada kesehatan ibu dan anak. Kehadiran Srikandi Movement 2026 melalui program Srikandi Peduli Kesehatan Ibu dan Anak ini sangat tepat,” ujar Ahmad, Rabu (28/10).

Ia berharap program tersebut tidak hanya memberikan bantuan secara langsung, tetapi juga meningkatkan pemahaman masyarakat tentang pola hidup sehat, pola makan yang baik, serta pentingnya pemenuhan nutrisi bagi ibu dan anak.

Ahmad menambahkan, perhatian terhadap kesehatan ibu dan anak merupakan investasi jangka panjang untuk membangun generasi Papua yang sehat, cerdas, dan produktif.

“Langkah konkret Srikandi PLN ini selaras dengan upaya mewujudkan program Percepatan Pembangunan Papua yang berfokus pada tiga pilar, yakni Papua Sehat, Papua Cerdas, dan Papua Produktif. Fondasinya dimulai dari keluarga. Jika ibu dan anak sehat, masyarakat akan sehat, dan dari situlah kita bisa mewujudkan generasi Papua yang cerdas dan produktif,” jelasnya.

Dorong Kepedulian Berkelanjutan

Mewakili Wali Kota Sorong, Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Jemima Elisabeth Windesi Lobat, turut menyambut positif pelaksanaan program tersebut.

Ia mengungkapkan bahwa persoalan kesehatan ibu dan anak, termasuk gangguan pertumbuhan dan kekurangan gizi pada anak, masih menjadi tantangan yang membutuhkan perhatian serta penanganan bersama.

Menurut Jemima, kontribusi sektor swasta melalui program sosial dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa PLN tidak hanya hadir untuk menerangi kota, tetapi juga memberikan harapan dan kontribusi nyata bagi peningkatan kualitas hidup masyarakat,” ungkap Jemima.

Ia berharap kegiatan kolaboratif tersebut dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, bukan sekadar menjadi kegiatan seremonial.

Selain membantu pemenuhan kebutuhan gizi, program seperti ini juga diharapkan mendorong masyarakat untuk rutin memantau pertumbuhan dan kesehatan anak melalui posyandu.

PLN Perkuat Kontribusi Sosial

General Manager PLN Unit Induk Wilayah (UIW) Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menegaskan kesehatan ibu dan anak merupakan fondasi penting dalam membangun keluarga dan masyarakat yang sehat.

Menurutnya, upaya meningkatkan kesehatan masyarakat membutuhkan kerja sama berkesinambungan antara pemerintah, tenaga kesehatan, dunia usaha, dan masyarakat.

“Kehadiran PLN bukan sekadar menerangi, melainkan juga memberikan kontribusi sosial yang nyata. Pemeriksaan kesehatan membantu kita mengetahui kondisi lebih dini, sedangkan pemenuhan asupan yang baik mendukung kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak,” kata Roberth.

Ia menambahkan, melalui Srikandi Movement, perempuan PLN berupaya menghadirkan kepedulian dan kontribusi nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

Roberth juga menyampaikan terima kasih kepada tenaga kesehatan Puskesmas Sorong Timur serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran kegiatan tersebut.

Ke depan, melalui program Srikandi Movement, PLN berkomitmen untuk terus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang kesehatan dan kesejahteraan masyarakat.

Sinergi antara PLN, pemerintah daerah, dan tenaga kesehatan diharapkan dapat memperluas gerakan kepedulian terhadap pemenuhan gizi serta meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak, demi mewujudkan generasi Papua yang lebih sehat, tangguh, unggul, dan produktif. (Humas PLN)