Lewati ke konten utama

DLH Mimika Imbau Warga Tertib Buang Sampah

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.34 WIT2 menit baca90 dibaca
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika Jefri Deda.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mimika Jefri Deda.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com- Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Mimika, Papua Tengah mengimbau masyarakat tertib membuang sampah pada tempatnya guna mendukung kebersihan, terutama Kota Timika, ibu kota kabupaten setempat dan memudahkan petugas melakukan pengangkutan sampah ke tempat pembuangan akhir.

"Kesadaran untuk tertib membuang sampah pada tempatnya juga sangat penting. Kami dari pemerintah juga terus memberikan edukasi kepada masyarakat agar selalu tertib membuang sampah," kata Kepala DLH Mimika Jefri Deda di Timika, Jumat

Ia menjelaskan pentingnya masyarakat membiasakan diri membuang sampah di tempat yang telah disediakan dan berbagai tempat pembuangan sementara (TPS) sehingga memudahkan petugas mengangkut sampah ke tempat pembuangan akhir (TPA).

Dia juga mengharapkan masyarakat setempat memilah sampah sesuai dengan jenis, sebelum dibuang ke TPS terdekat.

"Sampah harus dipilah dulu, sampah plastik sendiri, sampah makanan sendiri. Sampah plastik yang telah dipilah dapat di jual di bank sampah yang ada di lingkungan kelurahan dan distrik masing-masing. Karena sampah yang tidak terpakai sama sekali itu yang kami angkut dan buang ke TPA," ujarnya.

Hingga saat ini, DLH setempat memiliki 20 armada angkutan sampah untuk mendukung layanan angkutan persampahan di wilayah itu. Jumlah armada tersebut terdiri atas 12 dump truk dan delapan truk amrol sampah.

"Jumlah ini masih kurang karena wilayah angkutan sampah semakin bertambah. Armada ini juga rata-rata berusia 10 sampai 15 tahun sehingga perlu ada peremajaan dengan menambah lagi armada angkutan yang baru," ujarnya.

Jumlah jalur angkutan layanan persampahan yang ditangani DLH di dalam Kota Timika 12 jalur angkutan yang tersebar mulai dari SP 1 Distrik Wania hingga SP 3 Distrik Kuala Kencana.

"Sementara permintaan di jalur-jalur baru di pinggiran Kota Timika dengan jarak angkut yang sangat jauh juga semakin banyak, seperti di Distrik Kwamki Narama, Distrik Iwaka dan juga Distrik Mimika Timur, sehingga kami perlu ada penambahan armada angkutan sampah,"ujarnya.

Ia mengatakan volume sampah yang dihasilkan oleh masyarakat Mimika mencapai 90 ton hingga 95 ton per hari. Dari jumlah tersebut 80 persen sampah berupa sampah plastik.

"Jumlah sampah juga bisa mengalami kenaikan terutama pada hari raya besar keagamaan itu, volume sampah itu bisa naik sampai 100 ton per hari,"ujarnya.(ant)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.