Timika, fajarpapua.com – Satu unit mobil pribadi jenis Toyota Agya berwarna putih dengan nomor polisi PT 1802 AA dibakar massa di kawasan Pos 1 pintu masuk Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Jumat (30/10/2026) malam.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 18.50 WIT tersebut diduga dipicu kecurigaan warga terhadap kendaraan yang melintas di tengah konflik antara kelompok Dang dan Niwigalen.
Kapolsek Kwamki Narama, Iptu Yusak Sawaki, menjelaskan sebelum kejadian, kendaraan milik seorang warga berinisial MMI tersebut diketahui mengisi bahan bakar di SP 3, kemudian melanjutkan perjalanan menuju Timika.
Dalam perjalanan, mobil tersebut melewati Pos Wanal dan melintas ke arah Kampung Amole yang saat itu sedang terjadi aksi saling serang antarkelompok warga.
Saat memasuki wilayah kelompok Niwigalen, kendaraan yang ditumpangi dua orang tersebut dihadang warga karena dicurigai berasal dari kelompok lawan.
Warga kemudian mengarahkan panah ke kendaraan untuk melakukan pemeriksaan. Namun, pengemudi yang merasa panik justru melajukan kendaraannya ke arah wilayah kelompok Dang.
Situasi semakin memanas setelah sebagian warga melempari kendaraan menggunakan batu. Pengemudi kemudian berusaha menghindar dengan melaju melalui jalan aspal, melewati kawasan perumahan atau Kompleks Jayapura menuju jalan utama dengan kecepatan tinggi.
Warga dari kelompok Dang yang melihat kendaraan melaju dari arah wilayah Niwigalen kemudian mencurigai mobil tersebut berasal dari kelompok lawan.
"Kecurigaan tersebut membuat warga melakukan pengejaran hingga ke Pos 1 pintu masuk Distrik Kwamki Narama. Setibanya di lokasi, massa kemudian membakar kendaraan tersebut hingga hangus," jelas Kapolsek.
Menindaklanjuti kejadian tersebut, personel gabungan Sat Samapta, Brimob Batalyon B, dan Sat Intelkam Polres Mimika bergerak menuju pos sekat Kwamki Narama untuk melakukan pengamanan.
Personel gabungan yang tiba di lokasi langsung melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP) di bawah pimpinan Wakapolres Mimika bersama Kabag Ops Polres Mimika.
Selain mengamankan lokasi pembakaran, petugas juga melakukan penyisiran di sejumlah titik, termasuk kawasan depan Kios Panjang serta jalur-jalur di wilayah Distrik Kwamki Narama.
"Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya gangguan keamanan susulan sekaligus menjaga situasi agar tetap kondusif di tengah konflik yang masih berlangsung," tuturnya.
Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki mengimbau masyarakat agar tidak mudah terprovokasi dan lebih mengutamakan keselamatan bersama, terutama dengan tidak melakukan tindakan yang dapat memperkeruh situasi konflik.
(ron)









