Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

Pramuria Kilo 10 Timika "Masuk Kosong, Keluar Banyak"

IMG-20200805-WA0103
IMG-20200805-WA0103Foto / MIMIKA
fajar Papua2 menit baca0 kali dibaca

Timika, fajarpapua.com
Larangan pembukaan tempat hiburan sebagaimana yang tertuang dalam salah satu point kesepakatan new normal di Kabupaten Mimika memberi konsekuensi pendapatan pramuria penghuni lokalisasi Kilometer 10 terseret.

Sejak Pembatasan Sosial Diperluas dan Diperketat (PSDD) diberlakukan 21 Maret 2020, nyaris lokalisasi kilometer 10 sepi total.

Dirman, security lokalisasi 10 kepada Fajar Papua yang melakukan peliputan ke wilayah itu Selasa mengatakan warga Timika tidak diperkenankan memasuki lokalisasi tersebut jika tidak ada urusan penting.

"Kalau bukan penduduk di dalam kami tidak ijinkan masuk dengan alasan apapun. Kami ikuti anjuran pemerintah yaitu semua tempat hiburan malam masih belum diizinkan beroperasi," ungkap Dirman.

Menurut dia, kondisi demikian terasa sangat berat karena pemasukan pramuria nihil padahal mereka juga butuh pengeluaran. "Masuk kosong padahal keluar banyak, kasihan juga tapi mau bagaimana," paparnya.

Ketika ditanya bagaimana makan minum sehari-hari, Dirman mengakui hal itu menjadi tanggungjawab pemilik blok masing-masing.

"Yah kasihan bos, kalau hanya sebulan mungkin mampu tapi sampai sekian bulan seperti sekarang benar-benar berat, tapi mau bagaimana lagi," ujarnya.

Dirman menjelaskan, bukan hanya warga yang masuk, pramuria yang keluar lokalisasipun diperketat. Security akan mendampingi jika ada keperluan di Kota Timika.

"Kecuali ada urusan atau acara lain kita kasih waktu sebelum jam tiga sore sudah harus kembali. Banyak juga pramuria yang sudah keluar, entah kos diluar atau pulang kampung," tuturnya.

Menurutnya, lokalisasi diperketat supaya tidak menjadi sumber penularan. Karena seandainya dibuka, bisa jadi penularan sangat tinggi akibat seringnya kontak fisik.

"Dulu jumlah pramuria di sini 460 orang. Sekarang 300 an saja, yang lain sudah pulang kampung," bebernya sembari menambahkan lokalisasi tersebut masih zona hijau.(jun)