Timika, fajarpapua.com – Sebanyak 11 orang yang merupakan rombongan pertama jamaah haji asal Kabupaten Mimika yang tergabung dalam Kloter 29 UPG-TIM tiba di Bandara Mozes Kilangin Timika, Rabu (24/6) pagi tadi.
Sebelumnya Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Makassar juga telah melakukan prosesi penyambutan kepulangan 392 jemaah haji Kloter 29 di Aula Arafah Asrama Haji Sudiang Makassar pada Selasa (23/6) kemarin.
Rombongan pertama jemaah yang terbang dari Bandara Sultan Hasanuddin Makassar tiba di Timika menggunakan maskapai Sriwijaya Air dan mendarat pada pukul 07.05 WIT setelah menuntaskan rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.
Kepulangan rombongan pertama jemaah haji tersebut disambut oleh Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Mimika, keluarga, serta kerabat.
Sejumlah ulama seperti Habib Helmi Khalid Al Kaff dan Ustadz H. Abdul Karim juga terlihat berada diantara para penjemput
Mewakili PPIHD Mimika, dr. M. Bustaman, mengatakan penyambutan dilakukan sesuai arahan dari Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika.
"Seluruh Pengurus PPIHD diarahkan untuk hadir menyambut kepulangan jemaah haji di Bandara Mozes Kilangin dan Alhamdulillah proses penjemputan dapat berjalan lancar dan tertib," ujarnya.
Dikatakan sebelumnya, Pengurus PPIHD Mimika juga telah berkoordinasi dengan Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Mimika, dimna dalam koordinasi tersebut disampaikan adanya kebijakan baru terkait pemulangan jemaah haji, di mana peran panitia lebih difokuskan pada penerimaan resmi di daerah.
"Selain itu, jumlah panitia yang diberangkatkan ke embarkasi juga dibatasi karena jemaah hanya melakukan transit di asrama haji sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah asal masing-masing," ujarnya.
dr. Bustaman juga berterima kasih karena keluarga jemaah yang melakukan penjemputan menjaga ketertiban serta mengikuti arahan petugas di kawasan Bandara Mozes Kilangin Timika.
"Alhamdulillah, saudara-saudara kita telah kembali dengan selamat. Semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan menjadi haji yang mabrur," katanya.
Kepulangan 11 jemaah haji ini menjadi awal dari proses pemulangan jemaah asal Mimika Tahun 2026 setelah menunaikan rukun Islam kelima di Tanah Suci. (mas)









