Jayapura, fajarpapua.com – Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) Jayapura bersama Tim Pengampuan Layanan Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) Nasional dari Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Papua.
Upaya ini menjadi langkah strategis dalam menekan angka kematian ibu dan bayi sekaligus menyiapkan generasi Papua yang lebih sehat di masa depan.
Penguatan layanan tersebut dilakukan melalui kegiatan pengampuan yang berlangsung di RSUP Jayapura, Rabu (24/6), dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan di bidang kesehatan.
Kegiatan ini dihadiri Direktur Utama RSUP Jayapura, Dr. dr. Petronella Marcia Risamasu, M.Ked.Trop., Ketua Tim Pengampuan KIA Nasional RSCM, Prof. Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, Sp.A., Subsp.Neo(K), perwakilan Dinas Kesehatan Provinsi Papua, serta jajaran tenaga kesehatan RSUP Jayapura.
Ketua Tim Pengampuan KIA Nasional RSCM, Prof. Rinawati Rohsiswatmo, mengatakan Papua merupakan salah satu wilayah prioritas dalam program penguatan layanan kesehatan nasional.
Kehadiran RSUP Jayapura sebagai rumah sakit vertikal Kementerian Kesehatan diharapkan mampu memperkuat sistem rujukan dan memastikan peningkatan kualitas pelayanan berjalan secara berkelanjutan.
"Papua merupakan salah satu wilayah yang menjadi perhatian dalam penguatan layanan kesehatan nasional. Kehadiran rumah sakit vertikal di Papua diharapkan dapat memastikan program peningkatan layanan kesehatan berjalan secara berkelanjutan," ujarnya.
Dalam kegiatan tersebut, Tim Pengampuan KIA Nasional melakukan evaluasi terhadap kesiapan layanan, pemetaan kebutuhan sumber daya manusia (SDM), peninjauan sarana dan prasarana, serta pembahasan rencana pengembangan layanan kesehatan ibu dan anak di RSUP Jayapura.
Menurut Prof. Rinawati, keberhasilan peningkatan layanan KIA tidak hanya bergantung pada ketersediaan alat kesehatan, tetapi juga pada kesiapan tenaga medis yang kompeten.
"Alat-alat kesehatan tidak akan berarti tanpa sumber daya manusia yang mampu menggunakannya. Karena itu, penguatan layanan kesehatan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari SDM, fasilitas, hingga peralatan," jelasnya.
Sementara itu, Direktur Utama RSUP Jayapura, dr. Petronella Marcia Risamasu, menegaskan bahwa layanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas utama dalam pengembangan layanan unggulan rumah sakit.
Ia menilai, keberhasilan menangani persoalan kesehatan ibu dan anak akan memberikan dampak besar terhadap masa depan Papua.
"Kalau kita menyelesaikan masalah ibu dan anak, maka kita sedang menyelamatkan generasi Papua di masa depan. Karena itu, penguatan layanan kesehatan ibu dan anak menjadi salah satu prioritas kami di RSUP Jayapura," katanya.
dr. Petronella menambahkan, RSUP Jayapura terus memperkuat kesiapan layanan melalui peningkatan kompetensi SDM, pemenuhan sarana-prasarana, serta pengembangan jejaring pelayanan kesehatan dengan berbagai fasilitas kesehatan di Papua.
Menurutnya, tujuan utama dari berbagai upaya tersebut adalah mencegah kematian yang sebenarnya dapat dicegah serta meningkatkan keselamatan ibu dan anak di Tanah Papua.
"Prioritas kami adalah mencegah kematian yang dapat dicegah dan meningkatkan keselamatan ibu dan anak. Apa pun yang bisa kami lakukan untuk mengoptimalkan layanan ibu dan anak di Papua akan terus kami upayakan," pungkasnya. (hsb)














