Tokoh Jayawijaya Bela Kapolda Papua, Minta Polisi Usut Fitnah di Media Sosial

by -
Tokoh Masyarakat Jayawijaya Hengky Heselo

Jayapura, fajarpapua.com – Tokoh masyarakat di Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Hengky Heselo┬ámeminta polisi mengusut kelompok berseberangan yang menyebarkan fitnah penganggu kesatuan NKRI melalui media sosial.

Hengky Heselo di Wamena, Ibu Kota Kabupaten Jayawijaya, Jumat, mengatakan kelompok itu terus berkoar di dunia maya dan menyebarkan fitnah penganggu kamtibmas di Papua.

“Tuduhan Fiktor Yeimo terhadap Paulus Waterpau yang mengatakan dia melakukan kejahatan kemanusiaan itu tidak mendasar. Orang itu harus diproses. Harus ada tindakan hukum terhadap yang bersangkutan atas pernyataannya,” kata dia.

banner 300250

Menurut Hengky, pernyataan yang diunggah di media sosial ini dapat menganggu situasi kamtibmas di Papua.

“Sehingga kami nyatakan sikap untuk harus diproses, tidak bisa tidak. Harus proses pidana atau lakukan tindakan hukum terhadap dia,” katanya.

BACA JUGA:  Temianus dan Senat Soll, Duo KKB Dalam Aksi Kekerasan di Yahukimo

Dalam pernyataan itu, kata Hengki, mereka menyebutkan salah satu figur Papua Paulus Waterpau yang juga merupakan Kapolda Papua, berperan dalam kontak tembak yang terjadi di Kabupaten Puncak Jaya, Papua.

“Terkait penembakan, itukan personel juga melindungi diri. Masa mereka ditembak kelompok kriminal bersenjata (KKB) lalu mereka biarkan saja. Mereka jual, TNI/Polri beli. Aturan dari mana kalau dia kontak senjata bunuh TNI/Polri lalu mereka tinggal nonton,” katanya.

INFO IKLAN 0812-3406-8145 The request cannot be completed because you have exceeded your quota.