Doktor Beatus, Anak Kampung dengan Segudang Prestasi dan Pengalaman Akademis

by -
Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA
Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA

Sebuah Catatan Perjalanan Sang Akademisi ke Kursi Calon Rektor

Oleh : Hendrik Resi

“Ambe Beatus” sebuah sapaan akrab dari pria bernama lengkap Dr. Drs. Beatus Tambaip, MA. ‘Ambe’ yang artinya bapa dalam bahasa Muyu, sebuah suku asli di Kabupaten Boven Digoel, Tanah Selatan Papua.

Pria kelahiran Merauke, 21 Desember 1962 ini adalah sosok yang ramai diperbincangkan masyarakat Kabupaten Merauke belakangan ini. Nama ini tiba-tiba menjadi viral di jagat media sosial, lantaran pemunculannya sebagai salah satu kandidat Rektor Universitas Negeri Musamus  (Unmus) Merauke dalam pemilihan 2 Juni 2021 mendatang.

Doktor Beatus menjadi sosok fenomenal saat ini. Kehadirannya di arena suksesi 01 Unmus itu, mereprentasikan keterwakilan Orang Asli Papua (OAP). Dialah satu-satunya calon anak negeri dari Selatan Papua yang ikut berkontestasi di pentas demokrasi ala kampus itu. Keikutsertaan anak asli Papua ini mendapat respon positif nan luar biasa dari berbagai kalangan.

Dukungan masyarakat yang terus mengalir kepada Doktor Beatus Tambaip ini, tentu sangat beralasan. Mengingat, karakter pribadinya yang low profile alias memiliki kerendahan hati, sederhana dan tidak menampakkan kehebatannya di depan umum. Padahal, bapa empat anak ini memiliki banyak prestasi akademis dan sederet pengelaman di dunia kampus.

BACA JUGA:  Seorang Nelayan Dinyatakan Hilang di Laut Arafura, Tim SAR Dikerahkan ke Lokasi Pencarian

Seabrek jabatan di lingkungan perguruan tinggi maupun di luar kampus pernah disandangnya. Mulai dari Asisten I Direktur Pasca Sarjana Bidang Akademik di Uncen, Ketua Jurusan Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial Uncen, Ketua Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Politik (Stisipol) Yayasan Lentera Kasih (Yalenka) Maro Merauke (Pendiri), Peneliti Uncen tentang Program IDT (Dana Desa) di Kabupaten Asmat (1994), Ketua Tim Evaluasi Kinerja Pembangunan Papua Kerjasama Bappenas RI- Uncen (2010), Panitia Seleksi MRP Koordinator Wilayah Ha Anim (2017), Panitia Seleksi Jabatan Pimpinan Pratama (JPP) Eselon II (Kabupaten Boven Digoel, Nabire, Jayapura, Sarmi) 2019-2020 dan masih banyak lagi jabatan di dunia akademik dan non akademik yang pernah dimandatkan kepadanya.

Tak banyak yang tahu, kalau Beatus Tambaip adalah sosok pribadi yang rendah hati dan konsen dengan pendidikan anak-anak Orang Asli Papua (OAP) di wilayah Selatan Papua. Hal itu terbukti dengan keberhasilannya mendirikan sebuah sekolah tinggi yakni Stisipol Yalenka Maro Merauke, sebuah kampus yang menempah anak-anak OAP menjadi manusia cerdas dan bersumber daya.