Merauke, fajarpapua.com - Dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2021, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bekerja sama Komisi IV DPR RI menyerahkan bantuan 500 paket ikan mutu kepada masyarakat di Kabupaten Merauke khususnya kelompok Orang Asli Papua (OAP), yatim piatu, janda dan duda, pengurus masjid dan gereja, disfabel dan masyarakat yang terkena dampak pandemi Covid-19.
Pembagian ikan mutu tersebut dilaksanakan di aula Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKIPM) Jl. Garuda Spadem Merauke dan di Rumah Aspirasi H. Sulaeman L.Hamzah Jl. TMP Polder, Kamis (29/4).
Hadir pada kegiatan di aula SKIPM Merauke ini, anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L. Hamzah, Kepala Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP, Ir. Teguh Samudera, MP, Wakil Bupati Merauke, Riduwan, S.Sos, M.Pd, Ketua DPRD Merauke, Ir. Benyamin Latumahina, Kapolres Merauke, AKBP Ir. Untung Sangaji, M.Hum, pimpinan instansi dan tamu undangan.
Kepala Stasiun Karantina Ikan dan Pengendalian Mutu (SKPIM) Merauke, Nikmatul Rohma, S.STP dalam laporannya menyebutkan, kegiatan dalam rangka Bulan Mutu Karantina ini bertemakan edukasi dan penyerahan ikan sehat bermutu guna mendukung pemenuhan protein masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
“Kegiatan ini merupakan rangkaian peringatan Bulan Mutu Karantina dengan memberikan paket bantuan berupa ikan mutu yang terdiri dari baby tuna dan ikan layang, olahan bakso ikan, ikan kaleng dan sebagainya) dengan bobot per paket 3 setengah kilogram. Kegiatan ini sudah kami lakukan 2 tahun dan tahun ini tahun kedua,” ucap Nikmatul dalam laporannya.
Selain itu, lanjutnya, Stasiun Karantina juga akan melakukan kegiatan kerja bakti bersih lingkungan di PLBN Sota dan di areal Pasar Wamanggu serta pekan pelayanan masyarakat dengan mengenakan busana adat dan pemberian souvenir makanan khas daerah Nusantara.
“Kami juga akan memberi dukungan masyarakat yang senantiasa disiplin dalam melakukan pengiriman. Stasiun Karantina Ikan dengan dukungan instansi terkait dan pemerintah daerah, kami sudah melakukan ekspor kepiting ke Singapura dan Hongkong, gelembung ikan ke Singapura. Kami mohon dukungan sarana dan prasarana di pelabuhan, sehingga kami bisa melakukan ekspor dengan baik,” sebutnya.
Anggota Komisi IV DPR RI, H Sulaeman L. Hamzah mengatakan, penyerahan paket ikan mutu dalam rangka Bulan Mutu Karantina 2021 merupakan kerjasama antara Komisi IV DPR RI dan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang bertujuan meningkatkan kesehatan dan asupan gizi masyarakat di tengah pandemi Covid-19.
“Kegiatan hari ini bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan, kita melaksanakan Bulan Mutu Karantina. Jadi satu kementrian dengan kegiatan kemarin, yang kita laksanakan bakti sosial juga, bagi-bagi produk ikan. Dalam masa pandemi Covid-19, kita sudah 4 kali melakukan kegiatan untuk melayani masyarakat. Tidak hanya untuk pelayanan dengan pembagian tanpa makna, tetapi kita ingin memberi sesuatu pemahaman kepada masyarakat bahwa konsumsi ikan dapat meningkatkan imun tubuh di masa Covid ini,” jelas Sulaeman usai kegiatan.
Kegiatan tersebut, kata Sulaeman, menjadi program rutin yang dilakukan atas kesepakatan Komisi IV DPR RI dengan KKP. Diharapkan dari waktu ke waktu akan ada perubahan, tidak hanya berupa paket bantuannya, tetapi jumlah yang bisa bertambah. Kali ini 500 paket kedepannya bisa 1000 paket. Sesungguhnya bahwa niat baik pemerintah pusat dalam pelayanan saat ini, bisa ditangkap oleh pemerintah daerah, sebagai sebuah cara untuk pelayanan kepada masyarakat.
“Sebisa mungkin langsung menyerahkan ke lokasi di mana rumpun masyarakat terjangkau. Kali ini dari 500 paket 80 persen untuk masyarakat asli Papua. Sedangkan 20 persen untuk masyarakat Nusantara khususnya para janda/duda, yatim piatu dan kaum dhuafa yang sudah didata dengan benar sebulan sebelumnya dan kita laksanakan dalam bulan Ramadan ini. Teman-teman media bisa melihat bahwa kita melakukan kegiatan berdasarkan kebutuhan masyarakat bawah,” ucap Sulaeman Hamzah.
Kepala Pusat Standarisasi Sistem dan Kepatuhan BKIPM KKP, Ir. Teguh Samudera, MP mengatakan, kegiatan dalam rangka Bulan Mutu Karantina sudah berlangsung selama 3 bulan di 47 UPT BKIPM yang ada di seluruh Indonesia sesuai dengan kondisi di masing-masing lokasi. Berkaitan dengan Bulan Mutu Karantina, kegiatan bakti sosial khusus ditujukan untuk membantu penanggulangan pandemi Covid-19.
“Jadi kita harapkan dengan mengkonsumsi produk-produk perikanan, diharapkan dapat meningkatkan imun tubuh untuk bisa lebih tangguh terhadap ancaman Covid-19. Selain itu bantuan ini diberi dari masyarakat setempat terutama dari UMKM, kemudian disampaikan kepada masyarakat setempat. Kami berharap ada perputaran ekonomi di situ, selain ketangguhan menanggulangi Covid,” kata Teguh Samudera kepada wartawan.
Pada kesempatan itu, Wakil Bupati Merauke, H. Riduwan, S.Sos, M.Pd menyampaikan, pemerintah daerah sangat mengapresiasi program dari SKIPM karena bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Merauke.
“Bulan Mutu Karantina dengan bakti sosialnya sangat kami apresiasi, karena meski di tengah pandemi Covid-19, Stasiun Karantina bisa memberikan sesuatu yang sangat bermanfaat bagi masyarakat kita yang kurang mampu. Ini merupakan bentuk kepedulian pada masyarakat, apalagi saat ini umat Islam melaksanakan puasa di bulan Ramadan. Semoga kegiatan seperti ini, kedepannya bisa ditingkatkan,” pesan Wabup. (hrs)

