Lewati ke konten utama

36 Kampung Jadi Sasaran Riset Kesehatan Dasar di Kabupaten Mimika, Reynold: Hasil Riset Dilaunching Maret 2022

Redaksi FPPenulis
17.01 WIT2 menit baca16 dibaca
Para peserta yang ikut pelatihan.
Para peserta yang ikut pelatihan.Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com- Secara keseluruhan ada 36 Kampung yang akan menjadi sasaran Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) yang digelar Dinas Kesehatan dan PT Freeport Indonesia di Kabupaten Mimika.

Namun untuk tahap pertama, Riskedas difokuskan di 11 kampung masing-masing Nawaripi, Koperapoka, Tipuka, Ayuka, Amamapare, Nayaro, Omoga, Fanamo, Otakwa, dan Omawita. 

“Dari 36 kampung yang menjadi sasaran, untuk tahap pertama kita akan fokus di 11 kampung,” ujar Kadinkes Kabupaten Mimika, Reynold Ubra, Selasa (2/11).

Untuk menentukan kampung sasaran, lanjut Reynold, Tim Riskesdas memilih secara acak sesuai dengan metodologi riset terutama terhadap rumah tangga yang menjadi sampel.

Dalam Riskesdas tahap pertama, pihaknya menerjunkan setidaknya 70 tenaga enumerator atau tenaga kesehatan yang bekerja di wilayah survey.

Dijelaskan, guna mempersiapkan tenaga enumerator yang akan diterjunkan dalam survey, selama 4 hari dilakukan pelatihan yang diikuti 50 peserta yang terdiri dari tenaga kesehatan, Kepala Puskesmas, tenaga dokter gigi, tenaga nutrisi, perawat, kesehatan lingkungan, tenaga kesehatan masyarakat, dan teknisi laboratorium.

Sementara hasil Riskesdas yang didampingi jasa konsultan dari Kementerian Kesehatan, kata Reynold, sesuai target akan mulai dilaunching pada Maret 2022 mendatang.

"Riskesdas ini bertujuan untuk melihat bagaimana kondisi kesehatan masyarakat di Mimika dalam lima tahun kedepan," ujarnya.

Selain itu Riskesdas juga akan memotret perilaku masyarakat terhadap kesehatan pribadi dan rumah tangganya.

"Kami juga akan memotret faktor lingkungan apakah ada perbaikan atau tidak. Data ini nantinya dipakai sebagai bahan evaluasi Dinkes Mimika untuk memperbaiki layanan kesehatan baik dalam bentuk kebijakan, pengalokasian SDM, Nakes serta alat kesehatan," katanya. (feb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.