Lewati ke konten utama

Cium Bau Busuk, Seorang Pria di Jayapura Ditemukan Meninggal Dunia di Pos Kamling

Redaksi FPPenulis
02.40 WIT2 menit baca53 dibaca
Polisi saat mengevakuasi korban
Polisi saat mengevakuasi korbanFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com - Melianus Yembret (47) ditemukan meninggal di Pos Kamling di kelurahan Gurabesi, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, Jumat (11/3/2022) pagi Pukul 08.30 WIT.

Kapolresta Jayapura Kota Kombes Pol. Gustav R. Urbinas, melalui Kasi Humas Ipda Sarah Kafiar, SH membenarkan hal tersebut.

"Kasus temuan mayat itu dalam penanganan Unit Reskrim Polresta Jayapura Kota dan jasad korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara menggunakan mobil ambulance," ujar Ipda Sarah Kafiar.

Lebih lanjut Ipda Sarah menjelaskan, dari keterangan pihak keluarga bahwa korban mengalami komplikasi penyakit kusta dan diabetes lantaran dilihat dari sekujur tubuhnya terdapat luka-luka/gangren sehingga mengalami infeksi yang parah.

"Kami masih menunggu hasil pemeriksaan dari dokter yang akan mengambil tindakan medis dan juga harus ada persetujuan dari pihak keluarga," katanya.

Sarah mengatakan, temuan mayat tersebut diketahui bermula saat saksi Sergius Ansanai sedang duduk di samping pos kamling kemudian mencium bau busuk dan melihat lalat biru berterbangan di sekitar pos kamling.

"Merasa curiga, saksi Sergius meminta tolong kepada saksi Yanti untuk mengecek keadaan korban didalam pos kamling karena sudah tiga hari tidak kelihatan, sehingga kedua saksi langsung mengetok pintu pos kamling namun tidak ada jawaban,” ujarnya.

Selanjutnya saksi Sergius berinisiatif untuk melihat korban dari celah ventilasi dan melihat korban sudah dalam keadaan meninggal dunia dengan kondisi kaku dan membengkak.

"Melihat hal tersebut, kedua saksi meminta tolong kepada warga sekitar untuk melaporkan kejadian tersebut ke Mapolresta Jayapura Kota guna penanganan lebih lanjut," ungkap Ipda Sarah.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.