Lewati ke konten utama

Polda Papua gelar Operasi Patuh Cartenz 2022 selama 14 hari

RedaksiPenulis
19.37 WIT2 menit baca21 dibaca
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes (Pol) Ahmad Musthofa Kamal
Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes (Pol) Ahmad Musthofa KamalFoto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com –Kepolisian Daerah (Polda) Papua melalui Direktorat Lalu Lintas akan menggelar Operasi Patuh Cartenz 2022 selama 14 hari, dimulai pada 13 Juni 2022.

"Betul, tanggal 13-26 Juni 2022, selama 14 hari dengan melibatkan sebanyak 381 personel yang terdiri dari 40 personel Polda Papua dan 341 personel Polres jajaran" kata Kabid humas Polda Papua Kombes Drs. Ahmad Musthofa Kamal, Minggu (12/6/2022).

Kamal mengatakan, Operasi Patuh 2022 bertujuan untuk mengajak masyarakat tertib dalam disiplin berlalu lintas.

Selain itu, Direktorat Lalu Lintas juga ingin menurunkan angka pelanggaran dan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas melalui operasi tersebut.

Pihak kepolisian juga menyatakan akan mengedepankan tindakan preventif dan penegakan hukum dengan tilang atau penindakan teguran.

"Penegakan hukum dengan dua cara, yakni dengan tilang serta dengan penindakan teguran." kata Kabid Humas.

Kamal berharap agar petugas di lapangan memahami sasaran operasi, serta melaksanakannya secara maksimal dan sungguh-sungguh.

Kendati demikian, Kabid Humas mengimbau agar petugas selalu mengupayakan pendekatan humanis dan melakukan edukasi kepada masyarakat. Hal tersebut nantinya dapat meningkatkan kedisiplinan warga dalam berlalu lintas dan meminimalisir kecelakaan.

"Kepada masyarakat juga, mari bersama-sama kita dengan petugas untuk lebih tertib berlalu lintas," kata Kabid Humas.

Ia mengimbau pengendara menyiapkan segala hal yang penting. Mulai dari kendaraan, fisik, surat-suratnya, serta taati aturan-aturan yang ada selama berlalu lintas.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.