Lewati ke konten utama

Satu Keluarga di Kampung Kibay Keerom Sakit, Ini yang Dilakukan Satgas Yonif 122/TS

Redaksi FPPenulis
03.16 WIT2 menit baca125 dibaca
IMG 20240527 WA0036
IMG 20240527 WA0036Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com- Tiga warga yang masih satu keluarga, yang bermukim di Kampung Kibay, Distrik Arso Timur, Kabupaten Keerom, mendapat bantuan kesehatan dari Satgas Yonif 122/TS.

Pemberian layanan kesehatan terhadap ketiga warga itu langsung dilakukan anggota Satgas Yonif 122/TS dikediaman mereka pada Minggu (26/5).

Dansatgas Yonif 122/TS Lektol Inf Diki Apriyadi mengatakan, anggotanya dengan gerak cepat membantu warga perbatasan yang sedang sakit tersebut khususnya di Desa Binaan Pos Kaliasin.

“Pertama ada laporan satu keluarga yang sedang sakit, sehingga anggota Pos Kaliasin Satgas Pamtas Yonif 122/TS langsung bergegas berangkat menuju rumah warga yang sedang sakit di Kampung Kibay,”kata Lektol Inf Diki Apriyadi, Senin (27/5).

Ia menjelaskan, pengobatan pada warga ini dilakukan oleh Personil Pos Kaliasin yang terdiri dari Prada Benget Sihombing dan Serda Arbi.

Para personel langsung melakukan pengobatan di rumah warga yang sakit untuk memberikan pertolongan dan mengecek keadaan warga bernama Rober Kuntui (35), Nowela (8) dan Silas (7) mengalami sakit malaria.

“Ke tiga warga ini sudah tiga hari mengalami muntah-muntah dan lemas, setelah dilaksanakan pemeriksaan oleh tenaga kesehatan Pos dan berkoordinasi dengan Dokter Satgas segera dilakukan evakuasi Pasien ke Puskesmas Pitewi yang berjarak ± 20 Km dari Pos Kaliasin,”ujar

Dansatgas Yonif 122/TS mengungkapkan, tugas pokok Satgas Yonif 122/TS selain menjaga keutuhan wilayah perbatasan darat RI-PNG, juga mempunyai tugas tambahan yaitu seluruh prajurit melaksanakan kegiatan teritorial yang bersifat membangun, melayani, dan mengayomi masyarakat serta memberikan bantuan terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan personel Pos.(hsb)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.