Lewati ke konten utama

Pos Yonif 123/Rajawali di Agats Dibakar Massa, Diduga Dipicu Kasus Penembakan

Redaksi FPPenulis
19.20 WIT1 menit baca40 dibaca
IMG-20250927-WA0023
IMG-20250927-WA0023Foto / Papua
Bagikan berita ini
Aa

Agats, fajarpapua.com – Sebuah pos Satgas Kewilayahan Yonif 123/Rajawali di Jalan Pemda, Distrik Agats, Kabupaten Asmat, Papua Selatan, diserang sekelompok warga pada Sabtu (27/9) pagi.

Insiden ini diduga kuat dipicu kasus penembakan yang sebelumnya menewaskan seorang warga setempat.

Berdasarkan informasi dari lapangan, disebutkan warga yang tidak terima dengan peristiwa penembakan itu mendatangi pos TNI dan melakukan penyerangan. Situasi sempat memanas hingga massa membakar pos tersebut.

Seorang tokoh masyarakat Asmat menyebutkan, kemarahan warga dipicu dugaan keterlibatan aparat dalam insiden penembakan yang menelan korban jiwa.

“Masyarakat menuntut penjelasan dan keadilan atas kematian korban,” ujarnya.

Hingga berita ini diturunkan, aparat keamanan dari TNI dan Polri telah dikerahkan untuk mengendalikan situasi di Agats.

Belum ada laporan resmi mengenai korban luka dalam penyerangan maupun jumlah kerugian akibat pembakaran pos.

Pihak TNI maupun kepolisian setempat belum memberikan keterangan resmi terkait penyebab pasti penembakan yang memicu amarah warga.

Namun, pemerintah daerah bersama tokoh adat dan tokoh agama disebut tengah berupaya melakukan mediasi agar situasi tidak meluas. (red)

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.