Timika, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah menargetkan seluruh masyarakat di wilayah tersebut menjadi peserta aktif Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) sebagai upaya meningkatkan indikator pembangunan sektor kesehatan daerah.
Target 100 persen kepesertaan aktif JKN itu dibahas dalam pertemuan antara Bupati Mimika Johannes Rettob dan Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito saat kunjungan kerja BPJS Kesehatan di Timika, Jumat (6/3) pekan lalu.
Bupati Rettob kepada wartawan, Selasa (10/3) mengatakan, target tersebut menjadi salah satu indikator utama pembangunan kesehatan yang tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Mimika Tahun 2025–2029.
“Dalam pertemuan tersebut kami membahas target agar 100 persen masyarakat Mimika menjadi peserta aktif JKN,” kata Bupati Rettob.
Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Mimika berkomitmen memastikan seluruh masyarakat memperoleh perlindungan kesehatan melalui program JKN.
Karena itu, pemerintah daerah menyiapkan berbagai langkah strategis agar masyarakat tetap dapat mengakses layanan kesehatan, termasuk bagi peserta yang kepesertaannya sempat dinonaktifkan.
“Pemerintah daerah telah menyusun strategi untuk memastikan masyarakat tetap mendapatkan pelayanan kesehatan secara optimal,” ujarnya.
Selain itu, Pemkab Mimika juga menyiapkan regulasi serta rencana aksi daerah sebagai pedoman pelaksanaan program JKN di wilayah tersebut.
Sebelumnya Direktur Utama BPJS Kesehatan Prihati Pujowaskito mengatakan penguatan sinergi dengan pemerintah daerah menjadi langkah penting untuk memastikan seluruh masyarakat mendapatkan akses layanan kesehatan melalui program JKN.
“Kami berharap dukungan pemerintah daerah dapat semakin memperkuat kualitas layanan di fasilitas kesehatan sehingga masyarakat di Mimika memperoleh akses layanan kesehatan yang lebih mudah, cepat, dan setara,” katanya.
Ia menambahkan, peningkatan layanan kesehatan tidak hanya menjadi tanggung jawab BPJS Kesehatan, tetapi juga membutuhkan dukungan pemerintah daerah melalui dinas kesehatan agar mutu pelayanan di fasilitas kesehatan terus meningkat. (mas)

















Komentar (0)