Jayapura, fajarpapua.com – Komitmen menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah ditunjukkan oleh para Srikandi PT PLN (Persero) di Jayapura.
Salah satunya adalah Zahro Ardhillah (26), petugas Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jayapura Kota yang tetap siaga demi memastikan listrik tanpa gangguan (zero interruption) di tengah momen hari kemenangan.
Perempuan asal Pacitan, Jawa Timur itu telah mengabdi selama tiga tahun di PLN.
Pada Lebaran tahun ini, ia memilih tidak pulang kampung dan tetap bertugas di Jayapura, tepatnya di Masjid Nurul Amin, Jayapura Utara.
Bersama 48 personel siaga lainnya, Zahro memastikan seluruh rangkaian ibadah berjalan aman, nyaman, dan terang.
“Fokus utama kami memastikan listrik tetap menyala tanpa gangguan selama ibadah berlangsung. Kami juga menyiapkan peralatan cadangan yang bekerja otomatis jika terjadi gangguan mendadak. Seluruh jaringan sudah diperiksa jauh hari agar dalam kondisi prima,” ujar Zahro, Selasa (24/3).
Pengalaman bertugas sejak awal Ramadan hingga malam takbiran memberikan kesan tersendiri bagi Zahro.
Ia mengaku mendapat banyak momen haru di lapangan, salah satunya saat menerima apresiasi dari pengurus masjid hingga ungkapan spontan anak-anak usai listrik kembali menyala.
“Pernah saat listrik berhasil kami pulihkan, anak-anak langsung berteriak ‘Terima kasih, Kakak PLN!’. Hal-hal sederhana seperti itu sangat menyentuh dan menjadi penyemangat kami,” tuturnya.
Meski harus merelakan momen berkumpul bersama keluarga di kampung halaman, Zahro mengaku ikhlas.
Baginya, memastikan masyarakat bisa beribadah dengan tenang adalah bentuk kebahagiaan tersendiri.
“Saya belajar menyeimbangkan kewajiban sebagai muslim dan tanggung jawab pekerjaan. Walau jauh dari keluarga, inilah cara saya merayakan hari kemenangan,” ujarnya.
General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang tetap siaga selama Idul Fitri.
Menurutnya, dedikasi para petugas, termasuk Srikandi PLN, menjadi kunci terjaganya pasokan listrik di Tanah Papua.
“Dedikasi seperti yang ditunjukkan Zahro membuktikan bahwa pelayanan PLN tidak mengenal batas. Kami berterima kasih kepada seluruh personel yang rela meninggalkan keluarga demi menjaga terang bagi masyarakat. Saat ini, sistem kelistrikan Papua dalam kondisi aman dan mencukupi,” katanya.
Dalam upaya pengamanan, PLN menyiagakan personel di tujuh titik utama, di antaranya Masjid Raya Baiturrahim, Masjid Nurul Amin, Masjid Taqwa Hamadi, Masjid Al-Ittihad, Masjid Al-Askar, Masjid Al-Mahdi Lantamal, serta halaman Kantor Gubernur Papua. Selain itu, objek vital seperti RS Provita, Mall Jayapura, Pelabuhan Jayapura, dan dua titik Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) juga turut diamankan.
Kehadiran Srikandi PLN seperti Zahro menjadi bukti nyata komitmen perusahaan dalam menghadirkan layanan listrik yang andal hingga ke pelosok, khususnya di momen penting seperti Idul Fitri. (Humas PLN)

