Jayapura, fajarpapua.com – Ribuan umat Kristiani dari berbagai denominasi gereja di Kota dan Kabupaten Jayapura menggelar pawai obor dalam rangka menyambut fajar Paskah, Minggu (5/4) dini hari.
Kegiatan ini menjadi wujud sukacita atas kebangkitan Yesus Kristus sebagai Juru Selamat.
Pawai obor yang dilaksanakan oleh Jemaat Gereja Kristen Injili (GKI) Martin Luther Sentani berlangsung sejak pukul 03.00 WIT hingga 05.00 WIT.
Rute pawai dimulai dari Jalan Gereja Sala Tiga Sentani, melintasi kawasan Polsek Sentani Kota, dan berakhir di halaman Gedung Gereja GKI Martin Luther Sentani.
Sepanjang perjalanan, para jemaat berjalan beriringan sambil membawa obor menyala, replika salib, serta melantunkan puji-pujian yang menambah suasana khidmat dan penuh makna.
Pendeta Josina Wambrauw, D.Th, mengatakan perayaan Paskah tahun ini diharapkan dapat semakin memperdalam penghayatan iman umat Kristiani, khususnya dalam memaknai kasih dan pengorbanan Yesus Kristus.
“Pawai obor merupakan simbol sukacita umat Kristen atas kebangkitan Yesus Kristus yang telah mengalahkan maut, sekaligus menjadi semangat untuk hidup baru dalam kebenaran,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tradisi pawai obor telah lama menjadi bagian dari perayaan Paskah di berbagai wilayah di Papua, termasuk di Sentani dan Kota Jayapura.
Selain sebagai ungkapan iman, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat kebersamaan antar jemaat dari berbagai denominasi gereja.
Menurutnya, pawai obor bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum untuk menyalakan kembali semangat pelayanan dan kasih di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Suasana terasa khidmat, diterangi cahaya obor yang dibawa setiap jemaat sebagai simbol terang Kristus yang bangkit mengalahkan kegelapan,” tambahnya.
Pawai obor ini menjadi bagian penting dari rangkaian ibadah Paskah, sebelum umat melanjutkan perayaan di gereja masing-masing dengan penuh sukacita dan harapan baru. (hsb)

















Komentar (0)