Timika,fajarpapua.com – Kepengurusan baru Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI) Cabang Timika Santa Theresia periode 2026–2028 resmi memasuki babak baru dengan semangat pelayanan dan pengabdian.
Ketua Presidium terpilih, Seravina Nuryanti Juita menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus periode sebelumnya atas dedikasi yang telah menjadi pijakan penting bagi keberlanjutan organisasi.
Ucapan terima kasih disampaikan atas kerja keras, waktu, serta tenaga yang telah dicurahkan dalam membangun dan menjaga eksistensi PMKRI di Kabupaten Mimika. Fondasi tersebut kini menjadi bekal bagi kepengurusan baru dalam melanjutkan estafet organisasi.
Menindaklanjuti hasil Forum Rapat Umum Anggota Cabang (RUAC) yang berlangsung pada Februari 2026 lalu, Seravina Nuryanti Juita mengaku menerima kepercayaan untuk memimpin PMKRI Cabang Timika Santa Theresia sebagai Ketua Presidium.
Amanah tersebut dipandang sebagai tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran, kerendahan hati, serta komitmen dalam melayani organisasi dan kader.
Mengawali kepemimpinan, arah gerak organisasi dirumuskan melalui visi menghadirkan PMKRI sebagai wadah pembinaan kader yang unggul, berintegritas, dan berdaya saing, serta setia pada nilai Fraternitas dengan semangat Pro Ecclesia et Patria.
“Untuk mewujudkan hal tersebut, sejumlah langkah strategis disiapkan, diantaranya peningkatan kualitas kader melalui pembinaan intelektual, spiritual, kepemimpinan, penguatan solidaritas antaranggota, hingga mendorong keterlibatan aktif kader dalam menjawab persoalan sosial kemasyarakatan,” katanya.
Selain itu, kepengurusan juga berkomitmen membangun kerja sama konstruktif bersama Gereja, pemerintah, serta berbagai elemen masyarakat, sekaligus mengembangkan budaya organisasi yang disiplin, kritis, dan bertanggung jawab.
“Seluruh anggota PMKRI diharapkan dapat berjalan bersama dalam semangat persaudaraan, saling mendukung, serta memperkuat satu sama lain dalam setiap proses pengabdian,” ujarnya.
Ditengah tantangan zaman yang semakin kompleks, kader PMKRI diharapkan mampu tumbuh menjadi pribadi yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga matang secara moral dan spiritual, serta memiliki kepekaan terhadap realitas sosial di sekitarnya.
“Dukungan, doa, dan kerja sama dari seluruh pihak diharapkan dapat mengiringi perjalanan kepengurusan ini demi menghadirkan manfaat nyata bagi organisasi, Gereja, dan tanah air,” ujarnya. (moa)








Komentar (0)