BERITA UTAMAMIMIKAPAPUA

Pos Brimob Dibakar Kelompok Massa yang Bertikai di Kwamki Narama

4300
×

Pos Brimob Dibakar Kelompok Massa yang Bertikai di Kwamki Narama

Share this article
Pos Brimob yang dibakar

Timika, fajarpapua.com – Aksi anarkis terjadi di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Senin (13/4) pagi.

Satu unit bangunan semi permanen yang digunakan sebagai pos keamanan yang ditempati Brimob Polda Papua Tengah yang berada di Jalan penghubung Kwamki Narama–Kali Eden, tepatnya di Cafe Waanal, dibakar oleh sekelompok massa.

iklan

Pembakaran tersebut diduga dilakukan oleh salah satu kelompok warga yang aedang terlibat konflik di wilayah Kwamki Narama.

Dari informasi yang dihimpun, massa berjumlah puluhan orang mendatangi pos keamanan dengan membawa senjata tradisional berupa panah.

Setibanya di lokasi, massa langsung merusak bangunan pos yang terpisah dari pemukiman warga, sebelum akhirnya membakarnya.

Aksi tersebut berlangsung tanpa perlawanan karena pos dalam keadaan kosong dan sudah tidak difungsikan sejak beberapa waktu terakhir.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, aksi ini diduga berkaitan dengan insiden bentrok antarwarga yang terjadi sebelumnya.

Diketahui, bentrokan antar dua kelompok masyarakat kembali pecah pada Sabtu (11/4) sore, usai pelaksanaan tradisi bakar batu yang semula bertujuan mempererat hubungan kedua pihak yang bertikai.

Kapolsek Kwamki Narama, Ipda Adnan, menjelaskan kegiatan tersebut telah direncanakan beberapa hari sebelumnya dan sempat berlangsung aman sejak pagi hingga selesai makan bersama pada pukul 15.30 WIT.

“Setelah makan, ada tradisi buang suara. Dari situ salah satu kelompok bergerak ke arah atas, ke kubu lawan. Mungkin dianggap sebagai provokasi, sehingga pihak atas merespons dan terjadilah saling serang,” jelasnya.

Bentrok yang berlangsung sekitar 30 menit itu diwarnai aksi saling serang menggunakan panah. Sejumlah warga dilaporkan mengalami luka-luka, namun tidak ada korban jiwa.

Menurut kepolisian, kelompok yang lebih dulu bergerak berasal dari wilayah bawah, tepatnya sekitar kawasan kios panjang.

Awalnya, kegiatan tersebut hanya merupakan ajang kumpul keluarga sekaligus membahas rencana kepulangan anggota keluarga dari Tembagapura dan Puncak.

Pasca insiden, aparat dari Polres Mimika bersama personel Brimob Batalyon B langsung disiagakan di lokasi guna mengantisipasi konflik susulan.

Aparat juga berkoordinasi dengan pemerintah distrik serta tokoh masyarakat untuk meredam situasi.

Hingga kini, kondisi di Kwamki Narama dilaporkan mulai berangsur kondusif, meski aparat keamanan masih terus berjaga untuk mencegah terjadinya bentrokan lanjutan. (mas)

Komentar (0)

Memuat komentar...
📱 WA CHANNEL 📢 LAPOR FP