Timika, fajarpapua.com – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-128 yang dilaksanakan Kodim 1710/Mimika terus menyentuh berbagai sektor pembangunan di wilayah pedalaman.
Tak hanya infrastruktur umum, Satgas TMMD juga melakukan rehabilitasi sarana ibadah, salah satunya Gereja Santo Klemens di Kampung Keakwa.
Pada Sabtu (2/5), personel Satgas TMMD turun langsung melakukan peninjauan sekaligus pengukuran bangunan gereja sebagai tahap awal sebelum proses rehabilitasi dimulai.
Kegiatan ini bertujuan memastikan perencanaan pembangunan berjalan tepat, terukur, dan sesuai kebutuhan di lapangan.
Pengukuran dilakukan secara detail pada setiap bagian bangunan, termasuk struktur utama hingga bagian pendukung lainnya.
Selain itu, Satgas juga menghitung kebutuhan material secara cermat guna menghindari kendala kekurangan bahan selama proses pengerjaan berlangsung.
Rehabilitasi Gereja Santo Klemens ini menjadi salah satu sasaran tambahan (over prestasi) dalam program TMMD ke-128.
Langkah ini menunjukkan komitmen TNI dalam mendukung peningkatan kualitas sarana ibadah masyarakat di wilayah terpencil.
Dansatgas TMMD ke-128 Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf Jozanda, mengatakan kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam hal fasilitas keagamaan.
“Rehab gereja ini adalah bentuk kepedulian kami terhadap fasilitas ibadah masyarakat. Kami berharap, dengan kondisi bangunan yang lebih baik, masyarakat dapat beribadah dengan nyaman dan aman,” ujarnya.
Ia menambahkan, program TMMD tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik seperti jalan dan jembatan, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan keagamaan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Kehadiran Satgas TMMD di Kampung Keakwa pun mendapat sambutan hangat dari masyarakat setempat. Warga turut mendukung jalannya kegiatan tersebut, mencerminkan kuatnya kemanunggalan TNI dengan rakyat di wilayah Mimika.(ron)








Komentar (0)