Lewati ke konten utama
Breaking
Fajar Papua

PLN Gelar “Grebek Penyulang” di Papua, Amankan Pasokan Listrik Jelang Idul Adha

image
imageFoto / PAPUA
Redaksi2 menit baca0 kali dibaca

Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat menggelar aksi pemeliharaan serentak bertajuk “Grebek Penyulang” guna meningkatkan keandalan pasokan listrik di Tanah Papua menjelang Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah.

Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (20/5/2026) itu dilaksanakan di sembilan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) se-Tanah Papua dengan fokus pada pembersihan jaringan listrik dari potensi gangguan serta perbaikan komponen secara preventif.

Sebanyak 767 personel gabungan diterjunkan dalam kegiatan tersebut, termasuk lima tim Pasukan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB). Mereka terdiri dari petugas Pelayanan Teknik (Yantek), tim pemeliharaan khusus, hingga pengawas Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

PLN juga mengerahkan 86 armada operasional dan 31 unit mobil crane untuk mendukung pelaksanaan kegiatan di lapangan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur mengatakan, kondisi geografis Papua yang didominasi pegunungan dan hutan tropis menjadi tantangan tersendiri dalam pemeliharaan jaringan listrik.

“Kami melakukan sapu bersih terhadap segala potensi gangguan. Pengerahan pasukan secara masif ini merupakan bentuk mitigasi antisipatif PLN untuk menghadirkan kualitas layanan kelistrikan terbaik bagi seluruh masyarakat di Tanah Papua,” ujarnya.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi langkah antisipasi PLN agar pasokan listrik tetap andal selama perayaan Idul Adha 1447 Hijriah. PLN berharap seluruh rangkaian ibadah dan aktivitas masyarakat pada akhir Mei 2026 dapat berjalan lancar tanpa gangguan kelistrikan. Roberth juga menyampaikan apresiasi kepada tokoh adat dan masyarakat yang mendukung kegiatan pemeliharaan jaringan listrik.

“PLN mengucapkan terima kasih atas peran tokoh adat di berbagai wilayah yang telah membantu mengedukasi warga agar merelakan pohonnya ditebang demi keamanan pasokan listrik bersama,” katanya.

Dalam kegiatan itu, PLN menebang 716 batang pohon dan memangkas dahan pohon untuk mengamankan jaringan listrik sepanjang 211 kilometer sirkuit (kms). Selain itu, PLN melakukan perbaikan Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di 454 titik, pembenahan konstruksi gardu di 91 titik, serta pemasangan proteksi petir di 18 titik lokasi.

PLN juga mengimbau masyarakat agar tidak menanam pohon keras di bawah jaringan listrik dan tidak bermain layang-layang di dekat kabel listrik. Masyarakat yang menemukan potensi bahaya kelistrikan diminta segera melapor melalui aplikasi PLN Mobile atau kantor PLN terdekat.(hsb)