Lewati ke konten utama

24 Pegawai PLN Kantongi Sertifikat Resmi Pilot Drone Guna Tingkatkan Keandalan Listrik di Papua

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
22.45 WIT3 menit baca33 dibaca
Instruktur Drone Pilot Academy (DPA) menjelaskan langkah-langkah dalam pengoperasian drone untuk memastikan pemahaman penuh terhadap prosedur keselamatan dan legalitas sebelum peserta menerbangkan drone.
Instruktur Drone Pilot Academy (DPA) menjelaskan langkah-langkah dalam pengoperasian drone untuk memastikan pemahaman penuh terhadap prosedur keselamatan dan legalitas sebelum peserta menerbangkan drone.Foto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – PT PLN (Persero) terus memperkuat transformasi digital guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu langkah strategis yang dilakukan yakni membekali pegawai dengan kemampuan teknologi terkini melalui pelatihan dan sertifikasi pilot pesawat udara nirawak (drone) untuk mendukung operasional kelistrikan yang lebih cepat, aman, dan efisien.

Sebanyak 24 pegawai PLN mengikuti pelatihan dan sertifikasi pilot drone yang berlangsung pada 12–19 Juni 2026 di Unit Layanan Pusat Listrik Tenaga Diesel (ULPLTD) Waena, Kota Jayapura.

Kegiatan ini tidak hanya meningkatkan kompetensi teknis pegawai, tetapi juga memastikan setiap petugas memiliki legalitas resmi dalam menjalankan tugas pemantauan infrastruktur kelistrikan di lapangan sesuai standar keselamatan kerja.

Pelatihan tersebut didukung oleh Drone Pilot Academy (DPA) sebagai lembaga pelatihan dan sertifikasi yang ditunjuk PLN.

Wakil Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Asosiasi Pilot Drone Indonesia (APDI), Danang Firmansyah, menegaskan pengoperasian drone untuk inspeksi jaringan listrik memerlukan kemampuan khusus karena memiliki tingkat risiko yang tinggi.

"Menerbangkan drone untuk inspeksi jaringan listrik itu risikonya tinggi, jauh berbeda dengan penggunaan untuk sekadar hobi. Apalagi kondisi alam dan cuaca di Papua sangat dinamis. Lewat pelatihan ini, kami memastikan kawan-kawan PLN tidak cuma mahir bermanuver, tetapi juga paham betul prosedur keselamatan dan sigap mengambil keputusan saat ada kondisi darurat di udara," ujar Danang, Senin (22/6).

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan pemanfaatan teknologi drone kini menjadi kebutuhan penting dalam mendukung operasional kelistrikan, terutama di wilayah Papua yang memiliki tantangan geografis cukup berat.

Menurutnya, peningkatan kompetensi pegawai melalui sertifikasi pilot drone merupakan solusi strategis untuk menjaga keandalan pasokan listrik di tengah keterbatasan akses transportasi darat menuju sejumlah lokasi infrastruktur kelistrikan.

"Inovasi teknologi adalah kunci dalam memberikan pelayanan terbaik. Kami berharap para pegawai dapat mengoptimalkan penggunaan drone untuk inspeksi jaringan, pemantauan aset di lokasi terpencil, serta memitigasi gangguan secara cepat, aman, dan efisien," kata Roberth.

Penggunaan drone memungkinkan proses inspeksi jaringan listrik di kawasan perbukitan, pegunungan hingga hutan lebat dilakukan dengan tingkat akurasi visual yang tinggi.

Data hasil pemantauan tersebut membantu petugas mendeteksi potensi gangguan lebih dini sehingga waktu respons penanganan dapat dipercepat.

Roberth menambahkan, kehadiran pilot drone bersertifikat dari internal PLN sangat penting untuk meminimalkan risiko kerja petugas yang selama ini harus melakukan inspeksi visual secara langsung di medan ekstrem.

"Mengingat tantangan topografi di Papua, kehadiran pilot drone bersertifikat dari pihak internal sangat krusial. Petugas tidak perlu lagi menghadapi risiko tinggi saat melakukan inspeksi visual di area ekstrem. Dengan demikian, keselamatan kerja lebih terjamin dan keandalan pasokan tetap terjaga," paparnya.

Selama pelatihan, peserta mendapatkan berbagai materi mulai dari teknik pengoperasian drone, prosedur keselamatan penerbangan, pengambilan data pemetaan, hingga perawatan perangkat.

Melalui inisiatif ini, PLN berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang tangkas, adaptif, dan siap menghadapi tantangan transformasi digital demi memastikan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat Papua dan Papua Barat.

Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa inovasi teknologi tidak hanya mempercepat pekerjaan, tetapi juga meningkatkan keselamatan kerja serta kualitas pelayanan kepada pelanggan.

Dengan dukungan SDM yang kompeten dan bersertifikasi, PLN optimistis mampu menjaga keandalan sistem kelistrikan hingga menjangkau wilayah-wilayah dengan akses paling menantang di Tanah Papua. (Humas PLN)