Lewati ke konten utama

Presiden Prabowo Resmi Tutup Penas XVII KTNA di Gorontalo

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
15.43 WIT2 menit baca60 dibaca
Presiden saat menutup Penas XVII di Gorontalo
Presiden saat menutup Penas XVII di GorontaloFoto / Pemerintahan
Bagikan berita ini
Aa

Gorontalo, fajarpapua.com - Dihadiri ribuan peserta, Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto pada Rabu (24/6) resmi menutup rangkaian kegiatan Pekan Nasional (PENAS) Kontak Tani dan Nelayan Andalan (KTNA) ke - XVII Tahun 2026 yang berlangsung di kawasan GOR David-Tonny, Limboto, Kabupaten Gorontalo.

Kehadiran Presiden menjadi puncak dari ajang nasional yang mempertemukan ribuan petani, nelayan, penyuluh, akademisi, dan pelaku usaha dari seluruh Indonesia.

Seperti disaksikan fajarpapua.com, presiden tampil dengan mengenakan kopiah keranji, penutup kepala tradisional khas Gorontalo yang menjadi simbol penghormatan terhadap budaya daerah.

Nuansa budaya Gorontalo juga tampak kental dalam pembukaan PENAS XVII pada 20 Juni lalu. Tidak hanya Presiden Prabowo, hampir seluruh tamu undangan dan para pejabat yang hadir turut mengenakan kopiah keranji serta busana dengan ornamen kerawang bermotif jagung, salah satu corak khas Gorontalo yang melambangkan identitas dan kekayaan daerah.

Kehadiran Presiden Prabowo di Gorontalo disambut antusias masyarakat. Sejak pagi, warga dan pelajar telah memadati sejumlah ruas jalan yang dilalui rombongan Presiden menuju lokasi kegiatan. Mereka mengibarkan bendera Merah Putih dan menyambut kedatangan kepala negara yang melintas dengan kendaraan Maung RI 1 di bawah pengawalan Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres).

Dalam momentum penutupan tersebut, Presiden menegaskan pentingnya peran petani dan nelayan sebagai ujung tombak ketahanan pangan nasional. PENAS XVII menjadi wadah untuk memperkuat kolaborasi, berbagi inovasi, serta mempercepat transformasi sektor pertanian dan perikanan menuju Indonesia yang lebih mandiri dan berdaya saing.

Kabid Humas Polda Gorontalo Kombes Pol. Desmont Harjendro S.I.K.,M.T menyampaikan kehadiran Presiden yang dinilai menjadi bentuk dukungan nyata pemerintah pusat terhadap pembangunan sektor pertanian dan perikanan di daerah. Kehadiran Presiden juga menjadi kebanggaan bagi Gorontalo sebagai tuan rumah penyelenggaraan PENAS XVII.

“PENAS XVII yang berlangsung pada 20–25 Juni 2026 diikuti sekitar 50 ribu peserta dari berbagai provinsi di Indonesia. Kegiatan ini menghadirkan pameran teknologi pertanian, temu profesi, forum diskusi, hingga pertukaran pengalaman antarpelaku sektor pangan nasional,” ujarnya.(tim)