Lewati ke konten utama

Pemkab Jayapura Raih 2 Penghargaan pada Ajang Apresiasi Pemda Berprestasi Regional Papua 2026, Apa Saja ?

Redaksi Fajar PapuaPenulis
FanEditor
16.38 WIT3 menit baca44 dibaca
Bupati Jayapura Yunus Wonda saat menerima penghargaan
Bupati Jayapura Yunus Wonda saat menerima penghargaanFoto / JAYAPURA
Bagikan berita ini
Aa

Jayapura, fajarpapua.com – Pemerintah Kabupaten Jayapura meraih dua penghargaan dalam Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi Regional Papua Tahun 2026 yang berlangsung di Hotel Suni Abepura, Kota Jayapura, Senin (22/6/2026) malam.

Kabupaten Jayapura memperoleh penghargaan Terbaik II kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting serta Terbaik II kategori Creative Financing atau Pembiayaan Kreatif. Atas capaian tersebut, Pemerintah Kabupaten Jayapura menerima dana insentif fiskal senilai total Rp4 miliar beserta trofi penghargaan.

Pada kategori Penanggulangan Kemiskinan dan Penurunan Stunting, peringkat pertama diraih Kabupaten Mimika, disusul Kabupaten Jayapura di posisi kedua dan Kabupaten Biak Numfor di posisi ketiga. Penghargaan diserahkan oleh Kepala Badan Pusat Statistik (BPS), Amalia Adininggar Widyasanti.

Sementara pada kategori Creative Financing, Kabupaten Mimika kembali menempati peringkat pertama, diikuti Kabupaten Jayapura sebagai peringkat kedua dan Kabupaten Raja Ampat di posisi ketiga. Penghargaan diserahkan oleh Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk.

Bupati Jayapura Dr. Yunus Wonda menyampaikan apresiasi kepada masyarakat, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), dan Tim Penggerak PKK Kabupaten Jayapura yang dinilainya berkontribusi dalam upaya percepatan penurunan stunting dan pengentasan kemiskinan.

"Saya selalu sampaikan, saya dan Wakil Bupati hanyalah alat yang bekerja. Yang menggerakkan semua ini adalah masyarakat dan seluruh OPD. Ini menjadi kejutan bagi kami karena proses penilaian dilakukan secara independen tanpa sepengetahuan kami," ujarnya.

Ia berharap penghargaan tersebut dapat menjadi motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik dan menjaga keberlanjutan pembangunan.

"Terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terus mendukung pemerintah. Perubahan yang kita bangun hari ini bukan hanya untuk saat ini, tetapi harus terus berlanjut demi masa depan Kabupaten Jayapura," katanya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Jenderal Polisi (Purn.) Muhammad Tito Karnavian menjelaskan, penghargaan diberikan kepada pemerintah daerah yang menunjukkan kinerja terbaik dalam empat kategori, yakni penurunan tingkat pengangguran, penanggulangan kemiskinan dan penurunan stunting, pengendalian inflasi, serta creative financing atau pembiayaan kreatif. Pada putaran pertama tahun 2026, pemerintah pusat menyalurkan dana insentif fiskal sebesar Rp64 miliar kepada daerah penerima penghargaan. Dana tersebut ditransfer langsung ke Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) untuk mendukung program pembangunan dan pelayanan masyarakat.

"Dana insentif fiskal ini harus dimanfaatkan sepenuhnya untuk kepentingan masyarakat, bukan untuk kepentingan pribadi. Tujuannya adalah mendorong daerah terus berinovasi dan meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan," tuturnya. Ia menambahkan, proses penilaian dilakukan secara objektif dan transparan dengan melibatkan BPS serta memanfaatkan data dari Sistem Informasi Pemerintahan Daerah (SIPD). Pemerintah juga menggandeng media sebagai mitra agar seluruh proses penilaian dapat disaksikan secara terbuka oleh masyarakat.

Penghargaan tersebut menjadi pengakuan atas upaya Pemerintah Kabupaten Jayapura dalam memperkuat program pengentasan kemiskinan, mempercepat penurunan stunting, dan mendorong inovasi pembiayaan pembangunan yang berkelanjutan. (hsb)