Sentani, fajarpapua.com – Sejumlah siswa di Distrik Depapre, Kabupaten Jayapura, diduga mengalami keracunan makanan setelah mengonsumsi Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (4/8/2026).
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, dr. Anton Mote, membenarkan adanya kejadian tersebut. Saat ini, tim kesehatan masih fokus memberikan penanganan kepada para siswa yang mengalami keluhan.
"Ya, benar ada kejadian tersebut. Tim kesehatan saat ini sedang fokus menangani para siswa yang mengalami dugaan keracunan atau keluhan setelah mengonsumsi makanan," ujar dr. Anton Mote.
. Ia mengatakan, dirinya telah berada di Puskesmas Depapre untuk memantau langsung kondisi para siswa. Sebagian korban telah dirujuk ke RSUD Yowari untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.
"Sebagian siswa juga dibawa ke Puskesmas Komba dengan mempertimbangkan ketersediaan tempat tidur dan fasilitas pelayanan kesehatan," katanya.
Hingga kini, Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura belum dapat memastikan jumlah siswa yang terdampak.
"Data pastinya belum bisa saya sampaikan karena saat ini kami masih fokus menangani para pasien," ucapnya melalui sambungan telepon.
Anton menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi para siswa serta berkoordinasi dengan seluruh fasilitas kesehatan yang menangani korban guna memastikan seluruh pasien mendapatkan pelayanan medis secara optimal.
Sementara itu, Kapolres Jayapura AKBP Dionisius Helan mengatakan personel kepolisian telah diterjunkan ke lokasi untuk membantu proses penanganan. "Kami masih membantu masyarakat di lapangan dalam menangani para korban yang diduga mengalami keracunan," ungkapnya melalui pesan WhatsApp.
Penyebab pasti dugaan keracunan tersebut masih dalam penyelidikan. Aparat bersama instansi terkait juga masih melakukan pendataan terhadap jumlah korban serta menelusuri sumber makanan yang dikonsumsi para siswa.(hsb)









