Lewati ke konten utama

Desius Termas Resmi Pimpin IJTI Papua Tengah Periode 2026–2030, Siap Perkuat Profesionalisme Jurnalis Televisi

Redaksi Fajar PapuaPenulis
MustofaEditor
20.07 WIT2 menit baca230 dibaca
Ketua IJTI Papua Tengah, Desius Termas, menerima bendera IJTI dari Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, usai pelantikan, Jumat (26/6).
Ketua IJTI Papua Tengah, Desius Termas, menerima bendera IJTI dari Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, usai pelantikan, Jumat (26/6).Foto / Mimika
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com – Pengurus Badan Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Provinsi Papua Tengah masa bakti 2026–2030 resmi dikukuhkan.

Kepengurusan baru tersebut dipimpin oleh Desius Termas sebagai Ketua IJTI Papua Tengah untuk empat tahun ke depan.

Prosesi pelantikan berlangsung di Hotel Serayu, Timika, Jumat (26/6), dan dipimpin langsung oleh Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, didampingi Ketua Bidang Organisasi IJTI, M. Jazuli.

Acara tersebut turut dihadiri unsur Pemerintah Kabupaten Mimika, TNI-Polri, serta berbagai tamu undangan.

Ketua Panitia, Riki Lodarmase, mengatakan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) I menjadi tonggak sejarah lahirnya kepengurusan IJTI Papua Tengah.

Menurutnya, Musda tidak hanya menghasilkan struktur kepengurusan baru, tetapi juga menjadi wadah mempererat solidaritas para jurnalis televisi dari berbagai daerah di Papua Tengah.

"Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Mimika, Pengurus Pusat IJTI, para sponsor, dan seluruh pihak yang telah mendukung sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Sementara itu, Ketua IJTI Papua Tengah, Desius Termas, menyampaikan rasa syukur atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin organisasi profesi tersebut.

Ia berkomitmen menjalankan amanah dengan mengedepankan integritas, kebersamaan, serta tanggung jawab dalam membangun organisasi yang profesional.

"Saya mengajak seluruh anggota IJTI Papua Tengah untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan kualitas dan kompetensi jurnalistik, mempertahankan independensi pers, serta menghasilkan pemberitaan yang objektif, berimbang, dan mengutamakan kepentingan masyarakat," katanya.

Ketua Umum IJTI, Herik Kurniawan, mengungkapkan terbentuknya IJTI Papua Tengah merupakan hasil perjuangan panjang yang dimulai sejak 2024 hingga akhirnya resmi terbentuk pada 2026.

Ia berharap kepengurusan baru mampu membangun organisasi yang semakin kuat sekaligus melahirkan jurnalis televisi yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan informasi publik yang terus berkembang.

"Di tengah derasnya arus informasi, masyarakat membutuhkan produk jurnalistik yang akurat dan dapat dipercaya. Karena itu, peningkatan profesionalisme harus terus dilakukan oleh setiap jurnalis," tegasnya.

Mewakili Bupati Mimika, Asisten III Bidang Administrasi Umum Setda Mimika, Heri Onawame, menilai pelantikan IJTI Papua Tengah menjadi langkah strategis dalam memperkuat organisasi profesi jurnalis di wilayah Papua Tengah.

Menurutnya, media memiliki peran penting sebagai mitra pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan, memberikan edukasi kepada masyarakat, sekaligus menjalankan fungsi kontrol sosial guna mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Mimika akan terus membangun kemitraan yang baik dengan insan pers.

"Kami berharap IJTI Papua Tengah mampu menjadi organisasi yang profesional, menjunjung tinggi kode etik jurnalistik, serta melahirkan jurnalis televisi yang berintegritas dan berkontribusi bagi pembangunan di Papua Tengah," pungkasnya. (ron)