Lewati ke konten utama

13 Anak Mimika Penerima Beasiswa YPMAK Menjemput Masa Depan di Yogyakarta

Redaksi Fajar PapuaPenulis
13.32 WIT3 menit baca55 dibaca
Foto bersama
Foto bersamaFoto / YPMAK
Bagikan berita ini
Aa

Timika, fajarpapua.com - SETELAH melewati proses seleksi yang diikuti 247 calon mahasiswa di Timika, sebanyak 13 anak kini diserahkan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK) kepada Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta untuk menempuh pendidikan tinggi.

Bagi mereka, keberangkatan ke Yogyakarta bukan sekadar perjalanan menuju kampus. Ada harapan besar yang ikut dibawa yakni menyelesaikan pendidikan, memperoleh keahlian, kemudian kembali ke tanah kelahiran untuk ikut membangun Papua.

Sekretaris Pengurus YPMAK Kristianus Ukago mengatakan proses seleksi memberikan kewenangan kepada UPN untuk menentukan peserta sesuai standar yang telah ditetapkan.

“YPMAK memberikan kewenangan kepada UPN untuk menentukan mahasiswa yang lolos sesuai standar yang ditetapkan. Jadi, adik-adik yang hadir di sini adalah mereka yang terpilih dari lebih 200 peserta,” kata Kristianus.

Dari seleksi tersebut, 15 mahasiswa dinyatakan terpilih. Namun, baru 13 mahasiswa yang dapat hadir di Yogyakarta, sementara dua lainnya masih dievaluasi terkait keberlanjutan keikutsertaan dalam program.

YPMAK berharap kesempatan tersebut dimanfaatkan sebaik-baiknya. Pendidikan tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga kedisiplinan, ketekunan dan kemauan mengikuti proses pembinaan.

“Kami berharap ada hasil yang nantinya bisa kita dapatkan di Timika. Kami percaya, pihak kampus akan terus mendidik dan memberikan pendampingan yang baik kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Kristianus juga mengingatkan pentingnya mengikuti pembinaan di asrama. Pengalaman YPMAK menunjukkan mahasiswa yang tinggal di asrama cenderung memiliki capaian akademik yang baik. Karena itu, pembinaan menjadi bagian penting dalam perjalanan pendidikan para penerima beasiswa. Di Yogyakarta, para mahasiswa mendapat sambutan terbuka dari UPN Veteran Yogyakarta.

Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan, Alumni dan Kerja Sama UPN Veteran Yogyakarta Hendro Widjanarko menegaskan kampus siap mendampingi mereka hingga menyelesaikan pendidikan.

“Kita sepakat anak-anak ini nanti semuanya harus lulus dan semuanya harus kembali ke Papua. Saya ingin empat atau lima tahun ke depan mereka kembali dan membangun Timika,” ujarnya.

Pesan tersebut menjadi bagian penting dari perjalanan beasiswa. Pendidikan di luar daerah bukan dimaksudkan untuk memutus hubungan dengan tanah asal, melainkan menyiapkan generasi muda agar kelak memiliki kemampuan untuk kembali dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Ke-13 mahasiswa tersebut tersebar pada sejumlah program studi di lingkungan FTME, antara lain Teknik Pertambangan, Teknik Geologi, Teknik Lingkungan, Teknik Metalurgi, Teknik Perminyakan dan Teknik Geofisika.

UPN juga tidak hanya menyiapkan kemampuan akademik atau hard skill. Para mahasiswa akan mendapat pembekalan soft skill serta nilai-nilai bela negara. Pendamping akademik dan fasilitas kampus disiapkan untuk membantu mahasiswa ketika menghadapi kesulitan selama perkuliahan.

“Kalau kesulitan materi kuliah, diskusi dengan teman, kakak kelas, atau dosen. Bapak dan Ibu dosen dengan senang hati akan membimbing,” pesan Hendro.

Kini, tantangan berikutnya berada di tangan para mahasiswa. Mereka telah memperoleh kesempatan yang tidak datang kepada semua orang. Kepercayaan YPMAK dan UPN harus dijawab dengan kesungguhan menyelesaikan studi.

“Anda datang ke Yogyakarta tujuannya hanya satu, menuntut ilmu dan selesai di UPN. Jangan ikut-ikutan yang tidak baik. Kami yakin kalian mampu,” harap Hendro.

Dari Mimika menuju Yogyakarta, perjalanan 13 mahasiswa ini membawa satu harapan besar yaitu ilmu yang diperoleh tidak berhenti sebagai prestasi pribadi, tetapi kelak kembali menjadi tenaga, pikiran dan karya untuk membangun Mimika dan Papua.

Komentar (0)

Komentar disimpan di perangkat Anda untuk pratinjau UI. Integrasi server mengikuti modul komentar yang sudah ada di admin.

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama berdiskusi.