Lewati ke konten utama

Gubernur Papua Matius Fakhiri Lantik Dua Direktur Bank Papua

Redaksi Fajar PapuaPenulis
14.44 WIT2 menit baca119 dibaca
Gubernur Papua Matius Fakhiri saat melantik Direktur Bank Papua
Gubernur Papua Matius Fakhiri saat melantik Direktur Bank PapuaFoto / Pemerintahan
Bagikan berita ini
Aa

Sorong, fajarpapua.com – Gubernur Papua Matius D. Fakhiri melantik dua anggota Direksi PT Bank Pembangunan Daerah Papua periode 2026-2030, Sabtu (29/8/2026).

Kedua pejabat tersebut merupakan hasil pemilihan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Papua yang digelar di Vega Prime Hotel, Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Dua pejabat yang dilantik yakni Luhut Selamat Pahottua Siahaan sebagai Direktur Bisnis dan Bertha Affar sebagai Direktur Operasional Bank Papua.

Dalam pelantikan tersebut, Fakhiri mengingatkan kedua pejabat baru bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah dan tanggung jawab untuk membawa Bank Papua menjadi lembaga keuangan daerah yang semakin sehat dan profesional.

“Kepercayaan ini bukan sekadar jembatan, tetapi merupakan amanah dan tanggung jawab untuk membawa Bank Papua menjadi lembaga keuangan daerah di Tanah Papua yang semakin sehat, profesional, modern dan mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.

Fakhiri meminta Luhut dan Bertha menjalankan tugas dengan menjunjung tinggi integritas dan profesionalisme, berani mengambil keputusan, serta memiliki tanggung jawab yang kuat.

MDF juga mendorong jajaran direksi baru membangun kerja sama yang solid dengan Dewan Komisaris, regulator, pemerintah daerah, serta seluruh insan Bank Papua.

Menurut Fakhiri, Bank Papua memiliki posisi strategis karena tidak hanya menjadi institusi bisnis, tetapi juga aset bersama dan bagian dari kebanggaan masyarakat di Tanah Papua.

“Bank Papua bukan hanya sebuah institusi bisnis. Bank Papua adalah aset bersama dan bagian dari kebanggaan masyarakat di seluruh Tanah Papua,” ujarnya.

Fakhiri berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas pelayanan, memperkuat kinerja keuangan dan pengendalian risiko, serta memastikan kepatuhan terhadap seluruh peraturan perundang-undangan.

Dia menegaskan Bank Papua harus semakin kuat, sehat, kompetitif, terpercaya, serta mampu hadir lebih dekat dengan masyarakat.

(hsb)