Kaimana, fajarpapua.com – Penerbangan Wings Air di Bandar Udara (Bandara) Utarom Kaimana, Papua Barat, kembali beroperasi setelah sebelumnya sempat terganggu akibat asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Pada Selasa (27/10), pesawat Wings Air kembali dapat mendarat dengan jarak pandang mencapai 4.000 meter.
Kepala Kantor Penyelenggara Bandar Udara Kelas III Kaimana, Juprianto Pali, mengatakan, sesuai jadwal, terdapat dua penerbangan Wings Air yang melayani kedatangan penumpang di Bandara Utarom Kaimana.
Penerbangan Wings Air dari Manokwari telah mendarat pada pukul 10.30 WIT, sedangkan penerbangan dari Sorong dijadwalkan tiba pada pukul 11.50 WIT.
“Penerbangan dari Manokwari landing tadi jam 10.30 WIT dan yang dari Sorong dijadwalkan pada jam 11.50 WIT,” ujar Juprianto.
Selain penerbangan Wings Air, layanan penerbangan perintis juga beroperasi untuk melayani rute Timika–Kaimana–Fak-Fak.
Juprianto menjelaskan, jarak pandang di Bandara Utarom Kaimana pada hari tersebut mencapai 4.000 meter. Kondisi ini diharapkan terus membaik agar aktivitas penerbangan dapat berlangsung lancar tanpa gangguan asap karhutla.
Kembalinya penerbangan Wings Air untuk mendarat di Kaimana menjadi perkembangan positif bagi konektivitas udara di wilayah tersebut, terutama bagi masyarakat yang bergantung pada transportasi udara untuk perjalanan antarkabupaten.
Meski demikian, kondisi jarak pandang tetap menjadi salah satu faktor penting dalam keselamatan penerbangan. Karena itu, perkembangan kondisi cuaca dan sebaran asap di sekitar bandara perlu terus dipantau untuk memastikan operasional penerbangan berjalan aman.(red)









