KKB Masih Bercokol di Tembagapura, Kapolda Minta Warga 3 Kampung Bersabar

by -
Kapolda Papua, Irjen (Pol) Paulis Waterpauw

Timika, fajarpapua.com

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw meminta kesabaran warga tiga kampung di Distrik Tembagapura yaitu Waa-Banti, Opitawak dan Kimbeli yang sejak Februari diungsikan sementara ke Timika  belum bisa kembali dalam waktu dekat.

“Saya mengerti betul keadaan saudara-saudara dari Tembagapura. Kami akan segera membahas dan membicarakan ini dengan baik. Mohon untuk masyarakat bersabar dulu, kami akan menangani ini secara bersama dengan melibatkan Pemda Mimika dan tokoh-tokoh yang ada,” kata Irjen Waterpauw saat dihubungi dari Timika, Minggu.

Kapolda mengakui ada plus dan minus yang dihadapi warga Tembagapura yang mengungsi ke Timika sejak gabungan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) mulai memasuki perkampungan mereka pada awal Februari lalu.

“Minusnya masyarakat pasti susah, mereka mengalami kesulitan tempat tinggal sementara ini di Timika karena ada keterbatasan-keterbatasan tempat tinggal, logistik makanan dan lainnya. Belum lagi karena ada pandemi COVID-19 tentu juga mereka mengalami banyak kesulitan untuk melakukan aktivitas,” jelas Irjen Waterpauw.

Namun di sisi lain, katanya, dengan mengungsi ke Timika maka masyarakat tiga kampung itu tidak menjadi korban KKB.

“Kita tahu bersama bahwa kelompok bersenjata ini selalu menggunakan masyarakat sebagai tameng hidup. Artinya masyarakat selalu dijadikan korban. Bila terjadi sesuatu, yang diperhadapkan dengan aparat itu masyarakat. Itu yang perlu kita pikirkan bersama untuk mencari solusinya seperti apa,” ujar mantan Kapolda Sumut itu.

Kapolda Papua menegaskan jajarannya akan terus melakukan upaya-upaya tegas kepada KKB agar mereka segera meninggalkan kawasan perkampungan sekitar Kota Tembagapura itu.

Hingga kini, Kapolda Papua menerima laporan bahwa KKB pimpinan komandan operasi Lekagak Telenggeng itu masih berada di kawasan Kampung Aroanop, Distrik Tembagapura.